Lebih jauh, Kapolres mengajak seluruh peserta upacara menjadikan peringatan Hari Kesadaran Nasional sebagai ruang refleksi bersama atas amanah besar yang diemban Polri, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.
Ia juga mengingatkan bahwa dinamika dan tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks, seiring dengan berkembangnya berbagai persoalan sosial dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap kinerja kepolisian. “Oleh karena itu, seluruh personel harus senantiasa meningkatkan kewaspadaan, kapasitas, dan kemampuan diri agar mampu menjawab setiap tantangan yang ada,” ujarnya.
Dengan nada optimistis, Kapolres menegaskan keyakinannya bahwa melalui semangat kebersamaan, soliditas, dan kerja keras, Polres Parigi Moutong mampu mewujudkan Polri yang Presisi — prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
Ia pun mendorong seluruh jajaran untuk menjadikan Polres Parigi Moutong sebagai role model bagi satuan kewilayahan lainnya, khususnya dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Upacara Hari Kesadaran Nasional ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Polres Parigi Moutong untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga dan merawat kepercayaan publik dalam menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. */AJI