Momentum berbalik ke kubu Khatulistiwa. Lima menit berselang, Adri mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan di lini tengah, Adri melewati satu pemain sebelum menaklukkan Riski Buko dengan penyelesaian dingin. Khatulistiwa berbalik unggul 2-1.

Memasuki babak kedua, tempo laga semakin meningkat. Kedua tim saling bertukar serangan, namun Khatulistiwa tampil lebih efektif dan disiplin. Keunggulan mereka semakin menjauh di menit ke-71 lewat aksi gemilang pemain pengganti, Zidan. Sang supersub melakukan solo run dari sisi kiri, menusuk ke tengah, melewati dua pemain, lalu melepaskan tembakan akurat ke sudut sempit gawang. Skor berubah menjadi 3-1.

Pasir Putih belum menyerah. Di penghujung laga, mereka mendapat hadiah penalti setelah salah satu pemain dijatuhkan di kotak terlarang. Muhamad Ariya yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3. Namun gol tersebut tak cukup menyelamatkan Pasir Putih dari kekalahan.

Dengan hasil ini, Pasir Putih Tumpapa dipastikan menjadi tim pertama yang tersingkir dari Turnamen Gubernur BERANI Cup 2026, setelah sebelumnya juga takluk 0-2 dari Bhayangkara Jurnalis. AJI