Dia melanjutkan, bahwa di 2026 ini, tantangan kedepan tentu tidak semakin mudah, namun dengan semangat pembaharuan dan optimisme, dia mengajak semua pihak untuk meningkatkan etos kerja, menjaga toleransi serta mendukung program pemerintah.
Ketua BAMAG Kecamatan Palolo, Alex Katiandago dalam laporannya mengungkapkan, sedianya Perayaan Natal Kecamatan Palolo ini dilaksanakan di akhir Desember 2025, karena mengingat kesibukan warga yang beragama Kristen yang merayakan natal, maka perayaan ini baru dapat dilaksanakan di pertengahan Januari 2026, sekaligus merayakan syukur Tahun Baru.
βNamun tertundanya Perayaan Natal ini, tentunya tidak mengurangi rasa hikmat dan kesyukuran kita dalam mengikuti ibadah saat ini,βucapnya.
Dia menambahkan, untuk jumlah undangan jemaat yang hadir dari denominasi gereja se-Kecamatan Palolo dalam Perayaan Natal dan Syukur Tahun Baru itu, diperkirakan mencapai 500an orang.
BAMAG merupakan organisasi yang berfungsi sebagai wadah pemersatu, koordinasi, dan pembinaan hubungan kerja sama antar gereja, berperan menjaga kerukunan, serta menjadi jembatan komunikasi dengan pemerintah dan masyarakat.
BAMAG mewakili berbagai denominasi gereja untuk menyatukan aspirasi, menyelesaikan masalah, dan mendukung program pembangunan, termasuk kegiatan sosial dan keagamaan. AMR