SULTENG RAYA – Keberhasilan pembangunan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari kekuatan pertahanan yang solid. Sinergi keduanya adalah fondasi untuk menciptakan ekosistem yang aman, stabil, dan berdaya saing.
Menyadari hal tersebut, PT Vale menerima kunjungan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, beserta jajaran di lokasi Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
Kunjungan ini sebagai wadah silaturahmi dan menjadi momentum strategis memperkuat kerja sama lintas sektor demi mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Rangkaian kunjungan dimulai dengan melihat secara langsung aktivitas operasional melalui layar monitor di ruang kontrol (control room). Pemantauan ini memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana PT Vale mengintegrasikan teknologi dan sistem pengawasan untuk memastikan keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan operasional.
Setelah itu, Dankodaeral VI Makassar bersama jajaran melakukan peninjauan Jetty Febriany, salah satu infrastruktur utama yang mendukung kelancaran distribusi material proyek.
Jetty ini merupakan titik krusial dalam rantai pasok PT Vale, sehingga pengamanan dan stabilitas wilayah perairan menjadi prioritas bersama.
Tidak hanya itu, rombongan juga berkesempatan melakukan penanaman pohon di area nursery, sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan pelestarian ekosistem.
Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menyampaikan apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya sinergi antara sektor industri dan pertahanan untuk kemajuan bangsa.
“Kami melihat sangat luar biasa, dari jetty hingga seluruh fasilitas yang ada. Kolaborasi dan sinergi ini adalah kunci untuk memajukan negara kita. Semua harus saling mendukung. Tanpa militer yang kuat, pembangunan ekonomi tidak akan berjalan optimal. Keduanya harus beriringan. Terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Sulteng Raya, Kamis (15/1/2026).
Andi Abdul Aziz menilai fasilitas yang dimiliki PT Vale, mulai dari jetty hingga sistem terintegrasi, sangat luar biasa.
“Semua produksi yang ada di area penambangan ini sudah terintegrasi dengan sistem dan aplikasi, semua termonitor real time mulai dari penambangan, pemuatan, sampai dengan pengiriman, termasuk monitor kapal-kapal yang akan mengangkut. Kami sempat melihat jetty yang sangat luar biasa menampung beberapa tongkang untuk distribusi, ini bisa kita manfaatkan juga suatu saat apabila dalam kondisi-kondisi tertentu untuk menghadirkan KRI di wilayah Morowali ini. Dan tentunya harapan kami PT Vale ini lebih berkembang lagi dan bisa bermanfaat untuk perkembangan perekonomian negara khususnya untuk membantu masyarakat sekitar meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Komitmen terhadap Keberlanjutan dan Keamanan
Sementara itu, Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir, menekankan bahwa proyek IGP Morowali bukan sekadar investasi ekonomi, tetapi juga membawa dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. ”Proyek ini tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penciptaan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan ketahanan energi Indonesia. Namun kami menyadari, keberhasilan proyek strategis seperti ini tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan modal, melainkan juga oleh keamanan, keselamatan, dan stabilitas wilayah operasional, termasuk jalur logistik dan perairan,” jelas Wafir.
Ia menambahkan, peran TNI, khususnya unsur pertahanan wilayah dan laut, merupakan mitra strategis bagi keberlangsungan proyek.
“Sinergi yang kuat antara industri dan pertahanan menjadi fondasi penting agar operasional dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan. Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun ini dapat terus diperkuat melalui koordinasi yang baik, dukungan pengamanan, serta sinergi program yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Langkah Nyata untuk Masyarakat
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pada 15 Januari 2026, PT Vale berpartisipasi dalam Upacara Hari Dharma Samudera yang digelar di Pelabuhan Bungku Tengah, Morowali.
Dalam kesempatan tersebut, PT Vale juga turut membagikan paket sembako kepada masyarakat sekitar, sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan komunitas lokal.
Langkah ini sejalan dengan visi PT Vale untuk menciptakan nilai bersama melalui pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
PT Vale percaya bahwa keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap masyarakat dan lingkungan.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan tercipta ekosistem yang aman, stabil, dan berdaya saing, sehingga Indonesia dapat terus melangkah maju sebagai negara dengan fondasi ekonomi dan pertahanan yang kuat. RHT