Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan program TJSL ditentukan oleh keberlanjutan dan kolaborasi dengan masyarakat.
“Melalui SAPD, Pertamina Patra Niaga tidak hanya menjalankan tanggung jawab sosial, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Program ini menjadi bukti bahwa keberadaan operasional perusahaan harus memberi nilai tambah sosial bagi lingkungan sekitar,” jelasnya.
Sementara itu, Eni Nuraeni, pendiri Sekolah Anak Percaya Diri, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan Pertamina Patra Niaga.
“Pendampingan dari Pertamina memberi dampak besar bagi anak-anak kami. Mereka yang sebelumnya kurang percaya diri kini berani tampil, berani berbicara, dan memiliki mimpi. Program ini bukan hanya tentang belajar, tetapi tentang masa depan,” tutur Eni.
Program Sekolah Anak Percaya Diri merupakan inisiatif TJSL IT Makassar yang berfokus pada penguatan karakter, pendidikan nonformal, serta pemberdayaan anak-anak di kawasan pesisir dan padat penduduk. Program ini juga mendukung pencapaian SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Melalui kunjungan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program TJSL yang berdampak, berkelanjutan, dan selaras dengan penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) serta pencapaian SDGs nasional dan global. *WAN