Selain itu, Posyandu diharapkan mampu melakukan deteksi dini masalah kesehatan, pemantauan tumbuh kembang, serta pemeriksaan kesehatan bagi seluruh kelompok sasaran.

Bupati juga mendorong agar Posyandu dijadikan sebagai wadah edukasi dan penguatan peran kader Posyandu yang berjumlah 1.863 orang di Kabupaten Sigi, sekaligus meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.

Tak kalah penting, ketersediaan data yang akurat dan efisien harus terus dijaga sebagai dasar pelaksanaan intervensi yang komprehensif dan terintegrasi, serta memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

“Posyandu diharapkan menjadi garda terdepan dalam memperkuat integrasi sosial masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta membantu pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan prioritas seperti stunting dan gizi buruk melalui berbagai inovasi di Kabupaten Sigi,” tambahnya.

Bupati Sigi juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan dan komitmen yang kuat agar program Posyandu dapat berjalan secara optimal, profesional, dan sesuai dengan prinsip manajemen yang baik.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sigi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sigi, Ketua IAD Kabupaten Sigi, Ketua Gerakan Organisasi Wanita Kabupaten Sigi, camat dan kepala desa se-Kecamatan Marawola, serta Ketua Tim Posyandu Kecamatan Marawola.FRY