SULTENG RAYA — Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes., mengajak seluruh dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu untuk memfokuskan diri dalam mewujudkan kampus unggul paling lambat tahun 2027.

Ajakan tersebut disampaikan Agus usai membuka kegiatan Baitul Arqam Dosen yang digelar di Aula Rektorat Unismuh Palu, Kamis (8/1/2026), sebagaimana dikutip dari Suara Muhammadiyah.
“Kita tekankan kepada dosen-dosen baru agar betul-betul fokus menuju kampus yang unggul,” ujar Agus.
Menurutnya, target unggul tidak boleh melampaui tahun 2027. Unismuh Palu diharapkan mampu menjadi perguruan tinggi swasta Muhammadiyah pertama di Sulawesi Tengah yang meraih akreditasi unggul. Saat ini, dari seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Indonesia, telah terdapat 21 kampus yang berstatus unggul.
“Jika beruntung, Unismuh Palu akan menjadi PTMA ke-22 yang meraih predikat unggul,” kata Agus.
Untuk mencapai target tersebut, Agus menegaskan pentingnya persiapan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang matang dan terencana, khususnya bagi dosen-dosen baru. Ia mendorong agar setiap dosen memiliki peta jalan pengembangan karier akademik yang jelas dan dikomunikasikan secara baik dengan pimpinan universitas.
“Dosen-dosen baru ini harus mempersiapkan jenjang pengembangan SDM-nya dengan baik dan dikomunikasikan dengan pimpinan,” tegasnya.
Selain penguatan akademik, Agus juga menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai fondasi utama dalam pengembangan keilmuan di lingkungan Muhammadiyah. Dua nilai tersebut, menurutnya, tidak boleh terpisah dari identitas dosen di PTMA.
“Al-Islam dan Kemuhammadiyahan merupakan ciri khas gerakan kita dan menjadi basis dalam pengembangan keilmuan kampus,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM., menegaskan bahwa kegiatan Baitul Arqam Dosen bersifat wajib dan harus diikuti oleh seluruh dosen di lingkungan Unismuh Palu tanpa terkecuali.
“Baitul Arqam ini merupakan kegiatan wajib bagi setiap dosen di Unismuh Palu, yang secara teknisnya dilaksanakan oleh LP2AIK Unismuh Palu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Baitul Arqam kali ini secara khusus diperuntukkan bagi dosen yang belum pernah mengikuti kegiatan serupa sebelumnya, terutama dosen-dosen baru yang bergabung di Kampus Biru Unismuh Palu.
Dalam kegiatan tersebut, para dosen mendapatkan pembekalan berbagai materi, mulai dari pembangunan kekompakan dalam bekerja di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah, pembinaan akhlak Islami, hingga penguatan etos kerja Islami.
“Tujuannya adalah membentuk dosen sebagai kader Muhammadiyah yang unggul secara intelektual dan moral, mampu mendidik, sekaligus menjadi pendakwah,” kata Rajindra.
Adapun materi Baitul Arqam Dosen mencakup pemahaman ibadah sesuai tarjih Muhammadiyah, pedoman hidup Islami, kepemimpinan, serta pengembangan soft skill seperti kejujuran, amanah, kesabaran, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas akademik maupun dakwah persyarikatan. ENG