Menurut Gubernur, Program Berani Cerdas bukan sekadar janji kampanye, melainkan kebijakan strategis untuk memastikan pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Sulawesi Tengah. “Bukan hanya janji kampanye semata, tetapi sebuah upaya kita memajukan provinsi ini melalui sektor SDM,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa masa depan Sulawesi Tengah tidak ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, melainkan oleh kualitas manusianya. “Kita semua yakin, masa depan daerah ini bukan ditentukan oleh SDA, tetapi setinggi apa SDM yang dimiliki daerah ini,” tegas Anwar.
Sepanjang tahun 2025, di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Program Beasiswa Berani Cerdas telah menjangkau 23.569 penerima dengan total alokasi anggaran lebih dari Rp84 miliar. Capaian tersebut menjadi fondasi kuat bagi pengembangan Beasiswa Berani Cerdas ke jenjang S2 dan S3 sebagai langkah strategis mencetak SDM unggul dan berdaya saing menuju Generasi Emas 2045. **WAN