Tertinggal satu gol, Tajio FC mencoba meningkatkan intensitas serangan. Andi Candra dan Alfian beberapa kali mengancam, namun solidnya trio bek Oi Terminal, Egi, Sahrul, dan Fery, ditambah penampilan gemilang kiper Made Astika, membuat gawang Oi Terminal tetap aman. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Tajio FC tampil lebih agresif dengan mengandalkan permainan cepat dan umpan-umpan pendek. Mereka mampu menguasai jalannya pertandingan, tetapi kembali kesulitan menembus pertahanan rapat Oi Terminal. Made Astika kembali menjadi tembok kokoh di bawah mistar.
Memasuki menit-menit akhir, kelelahan mulai terlihat di kubu Tajio FC. Minimnya opsi pemain cadangan membuat tekanan permainan menurun. Situasi itu dimanfaatkan Oi Terminal melalui serangan balik cepat.
Pada menit ke-80, Rian kembali mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan keras salah satu pemain Oi Terminal sempat ditepis Robin, namun bola muntah langsung disambar Rian untuk menggenapkan keunggulan menjadi 2-0.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tak berubah. Oi Terminal Toboli mengamankan tiga poin perdana, sementara Tajio FC harus mengakui efektivitas lawan di laga pembuka turnamen. AJI