SULTENG RAYA- Sebanyak 55 pejabat di lingkungan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu mengikuti kegiatan Leadership dan Management Training yang dilaksanakan selama tiga hari, terhitung sejak 7 hingga 9 Januari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Banua Kaili (GBK) H. Rusdy Toana.

Pelatihan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah. Hadir di antaranya Ketua PP Muhammadiyah dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes., Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Mahfud Sholihin, Ph.D., Ak., CA., CPA., Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Dr. Muhammad Samsudin, S.Ag., M.Pd., Sekretaris Majelis Diktilitbang Prof. Ahmad Muttaqin, M.A., Ph.D., serta Wakil Bendahara Majelis Diktilitbang Dr. Hendro Widodo, S.Pd.I., M.Pd.
Turut hadir pula Anggota Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Fitri Arofiati, S.Kep., Ns., MAN., Ph.D., Tim Pengembang Majelis Diktilitbang Ghoffar Ismail, S.Ag., M.A., Staf Majelis Diktilitbang Muhammad Isa Anshari, S.E., serta jajaran Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah, di antaranya Ketua MPKSDI Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.P.A., Wakil Ketua MPKSDI Dr. Ir. Abdul Rakhim Nanda, ST., MT., IPU., Velandani Prakoso, S.IP., M.IP., dan Staf MPKSDI Muhammad Dzar Al-Banna.
Kegiatan ini diawali dengan penyerahan peserta secara simbolis oleh Rektor Unismuh Palu Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM kepada Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Dr. Muhammad Samsudin, S.Ag., M.Pd., yang dirangkaikan dengan pemasangan kartu identitas kepada dua perwakilan peserta.
Dalam arahannya saat membuka kegiatan, Ketua PP Muhammadiyah dr. H. Agus Taufiqurrahman menegaskan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah harus tumbuh dan maju bersama Persyarikatan Muhammadiyah. Menurutnya, kekuatan kampus tidak dapat dipisahkan dari kekuatan persyarikatan.
“Jika kampusnya maju, maka Persyarikatan Muhammadiyah juga akan ikut maju. Karena itu, seluruh civitas akademika, khususnya para pejabat, harus bekerja bersama-sama untuk memajukan kampus,” ujarnya.
Ia mencontohkan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang selalu terlibat dalam kegiatan Muhammadiyah. “UAD seperti itu, setiap ada kegiatan Muhammadiyah pasti terlibat, minimal menyediakan spanduk,” katanya di hadapan peserta.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Ahmad Muttaqin menyampaikan bahwa kegiatan Leadership dan Management Training merupakan bentuk keseriusan Muhammadiyah dalam menangani dan mengembangkan perguruan tinggi, khususnya dalam aspek kepemimpinan.
Ia juga menyebutkan bahwa Unismuh Palu merupakan salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah yang paling konsisten melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas pimpinan. “Bukan hanya rajin, tetapi juga terlihat adanya peningkatan kinerja,” ujarnya.
Rektor Unismuh Palu Prof. Rajindra menjelaskan bahwa 55 pejabat yang mengikuti pelatihan ini merupakan pejabat yang belum sempat mengikuti kegiatan serupa pada tahap pertama yang dilaksanakan pada 23–26 Juli 2025, yang diikuti 51 unsur pimpinan. “Ini adalah tahap kedua, dan sebagian besar pesertanya merupakan pejabat baru,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini sangat penting agar para pejabat di lingkungan kampus biru dapat memahami tugas dan fungsi masing-masing. Dengan demikian, tidak seluruh persoalan harus diselesaikan atau dikonsultasikan kepada rektor. “Jangan sampai persoalan di fakultas kembali lagi harus diselesaikan oleh rektor karena ketidaktahuan tugas dan fungsi di tingkat fakultas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prof. Rajindra mengingatkan bahwa Unismuh Palu saat ini menargetkan capaian akreditasi Unggul pada 2027. Melalui kegiatan Leadership dan Management Training ini, ia berharap seluruh pejabat mampu memahami peran dan tanggung jawabnya, sehingga dapat menjalankan tugas secara optimal dan berkontribusi langsung dalam pencapaian target-target tersebut. ENG