“Tim rescue sudah bergerak menuju lokasi korban, namun karena terkendala faktor cuaca dan kondisi alam yang cukup ekstrem, tim memutuskan menunggu hingga cuaca membaik untuk melanjutkan perjalanan. Keselamatan tim di lapangan adalah prioritas utama sebelum mengevakuasi korban,” demikan kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H.

Rizal melanjutkan, hingga Senin (18/8/2025) dini hari, tim SAR masih melakukan pergerakan secara bertahap dengan dukungan unsur gabungan dari UPT Taman Nasional Sektor I, masyarakat setempat, serta para pendaki yang berada di sekitar lokasi.

Kondisi terakhir, tim SAR berada pada koordinat -0.89375, 119.80370 (5,71 km dari Pintu Rimba), setelah bertemu korban, akan melakukan langkah evakuasi. Operasi SAR ini masih berlangsung dengan harapan korban segera dapat dievakuasi ke tempat yang lebih aman. AMR