SULTENG RAYA-Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu merupakan salah satu perguruan tinggi di bawah perserikatan Muhammadiyah, terus mengukuhkan komitmennya sebagai kampus yang inklusif, terbuka untuk semua anak bangsa, tanpa melihat latar belakang agama, budaya, suku, bangsa, dan gender.

Rajindra

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM, belum lama ini.

Kata dia, prinsip keterbukaan itu telah ada sejak lama di semua Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk di lembaga kesehatan dan pendidikan, karena hadir untuk melayani anak bangsa tanpa melihat latar belakang, sehingga tidak mengherankan jika di kampus biru Unismuh Palu, mahasiswanya terdiri dari berbagai latar belakang agama dan budaya, dan semua mendapatkan pelayanan yang sama, tanpa ada yang dibenda-bedakan.

“Meski sebagai organisasi Agama Islam, namun Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan melalui amal usahanya (AUM) tidak terbatas kepada muslim, tetapi untuk semua, termasuk non-muslim, itu komitmen sejak awal dan akan terus dipertahankan komitmen itu,”sebut Prof Rajindra.