Secara teologis bahwa agama tidak saja berada dilangit akan tetapi bagaimana agama dibumikan dalam diri manusia. Sains itu pemahaman adalah fisika sedangkan ilmu itu lebih luas. Membaca Qur’an dapat berdampak konsumsi energi imun bertambah bagi yang membacanya. Banyak para tokoh intelektual, ahli tafsir dan para ulama menganjurkan bacaan bacaan Alquran sebagai obat penenang jiwa. Menurut Asgar Ali Engineer bahwa Alquran memiliki dua makna. Pertama, makna normatif yang bersifat universal dan kedua makna kontekstual yang bersifat temporal yang dipahami sebagai cara Allah dalam menyelesaikan problem manusia yang bersifat historis.
Alquran menjadi landasan naqliah bagi seorang kepala daerah terhadap tanggungjawab sosialnya dalam pelayanan publik. Secara formal sebagaimana dalam konstitusi UUD 1945, bahwa kepala daerah memiliki tugas untuk menghadirkan keadilan dan kemasylahatan warga negara di daerahnya.