RAYA – Wali ,
menyatakan siap maju kembali di Pilkada Kota 2024.

Saat ini, Hadianto gencar melakukan safari politik ke sejumlah parpol yang membuka pendaftaran bakal calon Wali Kota.

Sepanjang Sabtu (27/4/2024) kemarin, Hadianto mengembalikan formulir pendaftaran di , , PDI Perjuangan, dan Perindo.

Sebagai Wali Kota Petahana, Hadianto Rasyid mengantongi empat kursi dari partai Hanura yang dipimpinnya. Mengingat syarat minimal mengusung Pasangan Calon di adalah tujuh kursi, maka perlu membangun koalisi dengan partai lain.

Hadianto berharap agar partai-partai yang menjadi mitra koalisi di periode sebelumnya, kembali kerja sama di Pilkada 2024, salah satunya adalah PKB.

Menurutnya, PKB berkontribusi besar mengantarkannya sebagai wali kota saat ini. Pada Pilkada 2020, hanya Hanura dan PKB yang mengusungnya saat berpasangan dengan dr Reny Lamadjido.

Oleh karena itu, Hadianto mengungkapkan, PKB merupakan partai prioritas yang diharapkan selalu bersamanya.

“Kalau bukan PKB saya tidak jadi Wali Kota. Saya berharap PKB kembali bersama mengusung saya di Pilkada 2024,” kata Hadianto Rasyid saat mengembalikan Formulir di PKB, Sabtu (27/4/2024).

Saat menngembalikan Formulir Pendaftaran, Hadianto Rasyid didampingi sekretaris Hanura Sulteng,Ismail Yunus, Ketua PKB Palu tiga periode, H. Alimuddin Ali Bau, tokoh masyarakat Ashar Yahya dan sejumlah Pengurus DPC Hanura Kota Palu.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Palu,
H.Nanang mengucapkan terima kasih kepada Hadianto Rasyid yang menjadikan PKB sebagai partai prioritas untuk mengusung kembali di Pilkada tahun ini.

Namun, kata H. Nanang, DPC PKB Kota Palu hanya memfasilitasi dan membuka pendaftaran. Nama-nama yang mendaftar kemudian diteruskan kepada pengurus DPP PKB.

Menurutnya, semua keputusan terkait rekomendasi bakal calon wali kota yang diusung merupakan kewenangan dari DPP PKB.

Bagi Anggota DPRD Kota Palu ini,
nama Hadianto Rasyid selalu menjadi prioritas untuk diusung di Pilkada Kota Palu.

“Kami juga berharap, semoga PKB kembali akan menjadi partai pengusung Bapak Hadianto Rasyid,” kata H. Nanang. *WAN