RAYA – Pesta demokrasi lima tahunan di tanah air tidak terlepas dari kerja-kerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang turut memberi kontribusi yang luar biasa dalam penyelenggaraan .

Merekalah ujung tombaknya untuk menampung suara masyarakat yang memiliki hak pilih untuk disalurkan melalui bilik suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Tidak sedikit mereka KPPS yang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya berdampak pada dirinya, jatuh sakit dan bahkan ada yang meninggal dunia.

Sebagai wujud rasa empati, turut memberikan perhatian dengan mengunjungi anggota KPPS yang sakit dan mendapatkan perawatan di rumah sakit yang ada di Kota .

Polda Sulteng diwakili Kasubdit 1 Ditintelkam Polda Sulteng, AKBP Zulfitry didampingi Ustaz Hi. Suhban Lasawedi, menjenguk petugas KPPS Pemilu 2024 yang dirawat di rumah sakit.

“Hari ini, saya bersama tokoh agama dan anggota menjenguk tiga anggota KPPS yang sedang sakit dan mendapatkan perawatan di rumah sakit,” kata AKBP Zulfitry dihadapan awak media di Palu, Ahad (25/2/2024).

Ia juga mengatakan, saat ini terdapat dua rumah sakit yang merawat petugas KPPS yakni Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Woodward .

“Rumah Sakit Bhayangkara merawat dua pasien yakni Agus Rafiana (42) diagnosa nyeri panggul dan hipertensi, serta Rani (41) diagnosa gerd, sedangkan di Rumah Sakit Woodward merawat satu pasien yakni Yulisa Inggrid Cecilio (44) dengan diagnosa hipertensi dan tubuh lemas,” jelas Kasubdit I Ditintelkam Polda Sulteng.

Secara umum lanjutnya, kondisi mereka sudah mulai membaik namun masih dalam proses pemulihan oleh tim medis.

AKBP Zulftry juga menyampaikan, apresiasi dari Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho kepada seluruh petugas KPPS yang telah bekerja optimal dalam mengawal proses pemungutan dan perhitungan suara pemilu sesuai dengan tanggung jawab tugas yang diamanahkan.

Ia juga menyebut, kunjungan ini juga merupakan wujud dari kepedulian , terutama Polda Sulteng kepada para petugas KPPS di Provinsi Sulteng. “Kita harus saling mendukung satu sama lain dalam Pemilu 2024 ini. Kita juga mendoakan agar para petugas KPPS dan petugas lain yang sakit dapat segera sembuh dan kembali beraktifitas,” ucap AKBP Zulfitri.

Dikerahui, adapun petugas KPPS yang saat ini sakit dan dirawat di rumah sakit masing-masing, Agus Rafiana (42) petugas KPPS di TPS 003 Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Rani (41) Ketua PPS Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu dan Yulisa Inggrid Cecilio (44) anggota KPPS di TPS 25 Jalan Banteng Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan Kota Palu.*/YAT