SULTENG RAYA – Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Fordas) Sulawesi Tengah memfasilitasi bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dalam rangka pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah yang rawan bencana banjir dan tanah longsor di Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Ahad (24/12/2023).
Bantuan diberikan dan difasilitasi oleh Ketua FORDAS Sulteng, Prof. Naharuddin yang disaksikan oleh Kepala Desa Tuva dan anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Harapan Baru dan Kelompok Tani Hutan Sipatuo.
Prof. Naharuddin mengatakan, sarana prasarana pendukung yang diberikan dalam rangka pengelolaan lahan, seperti mesin pompa air celup yang merupakan salah satu perangkat teknologi yang telah memberikan dampak signifikan dalam berbagai bidang, terutama dalam distribusi dan penggunaan air untuk rehabilitasi hutan dan lahan.
“Bantuan lainnya yang diberikan berupa cangkul, parang dan bibit. Bantuan diterima langsung oleh Ketua Kelompok Tani Hutan Harapan Baru dan Kelompok Tani Hutan Sipatuo, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi,” katanya kepada Sulteng Raya, Senin (25/12/2023).
Naharuddin memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak BI KPw Sulteng. Sebab menurutnya, bantuan PSBI merupakan bentuk kontribusi BI dalam program sosial yang dilakukan secara sistematis dan terencana dalam mendukung aktivitas pemberdayaan masyarakat dan kepedulian lingkungan sosial, yang bertujuan untuk mendukung efektivitas kebijakan, komunikasi dengan masyarakat, kepedulian sosial dan aktivitas pemberdayaan masyarakat dalam pelestarian fungsi Kawasan hutan dan lahan di wilayah Daerah Aliran Sungai.
“Bank Indonesia menitipkan pesan dan harapan kiranya bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas lingkungan, utamanya kelompok tani Harapan Baru dan Sipatuo, agar bisa meningkatkan produktifitas lahan secara berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan yang luas bagi masyarakat yang rawan terhadap wilayah yang rawan bencana banjir dan tanah longsor,” tutupnya. RHT