RAYA- Rektor Universitas Muhammadiyah () , Prof. Dr. H. , SE., MM berharap momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2023 ini dijadikan momentum untuk terus memupuk semangat berkolaborasi.

Prof Rajindra menggarisbawahi pentingnya sinergi antar-generasi, di mana pemuda dapat belajar dari pengalaman dan pengetahuan para senior, sementara para senior dapat menginspirasi pemuda dengan semangat dan gagasan segar.

Untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan, pemuda perlu memiliki visi yang jelas dan ambisi yang tinggi. Rektor Rajindra mengajak pemuda untuk bermimpi besar dan berani mengejar impian mereka. Di era globalisasi, pemuda memiliki akses yang lebih luas ke sumber daya dan kesempatan.

Mereka diharapkan untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak, terutama dalam memahami perkembangan teknologi dan yang semakin pesat.

“Pemuda harus berkomitmen untuk berkontribusi dalam berbagai sektor, termasuk , pendidikan, budaya, dan ,”sebut Prof Rajindra, Sabtu (28/10/2023).

Rektor Rajindra memberikan penekanan khusus pada peran pemuda dalam membantu mendorong pertumbuhan ekonomi. Mereka adalah agen inovasi yang berpotensi menciptakan lapangan kerja dan mendorong perkembangan ekonomi yang inklusif.

Selain itu, juga menyoroti pentingnya integritas dan etika dalam kepemimpinan. Pemuda harus menjadikan integritas sebagai prinsip utama dalam semua tindakan dan keputusan mereka. Ini akan membangun kepercayaan masyarakat dan menjaga kestabilan sosial.

Rektor Unismuh Palu juga mencermati peran teknologi dan dalam membentuk masa depan. Pemuda harus menjadi literat teknologi dan mampu memanfaatkan teknologi untuk mengatasi tantangan zaman, termasuk isu-isu global seperti perubahan iklim dan keberlanjutan.

Pesan kesetaraan dan keadilan sosial juga muncul dalam pesannya. Pemuda dihimbau untuk memerangi segala bentuk diskriminasi dan ketidakadilan, serta berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dalam konteks pendidikan, Rektor Rajindra menekankan perlunya inovasi dalam proses pembelajaran. Pemuda harus merangsang keingintahuan, kreativitas, dan pemikiran kritis mereka. Hal ini akan membantu mereka menjadi pembelajar seumur hidup yang siap menghadapi perubahan yang cepat dalam dunia.

Sebagai penutup, Rektor Rajindra mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk menjaga semangat Sumpah Pemuda tetap menyala. Semangat itu harus menjadi kompas dalam perjalanan hidup mereka, mengingatkan mereka akan tanggung jawab yang diemban sebagai pemimpin masa depan. “Semoga semangat persatuan dan kesatuan, semangat berkolaborasi, dan semangat untuk memajukan bangsa ini terus tumbuh dan berkembang di kalangan generasi muda. Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera, dan pemuda adalah ujung tombak perubahan positif,”harapnya. ENG