RAYA-Pemerintah memberikan beasiswa kepada Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan , hal tersebut merupakan realisasi dari janji Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, SE saat bertemu dengan Ketua STIA Pembangunan Palu, Dr. H. Nasir Mangngasing, M,Si pada tanggal 24 Agustus 2022.

Dimana pada pertemuan itu, dilangsungkan sebuah penandatanganan MoU antara kedua belah pihak di ruang kerja Wali Kota Palu, Kerjasama yang dimaksud bukan hanya terkait dengan pendidikan, melainkan juga terkait hal-hal lain yang saling menguatkan.

Pada saat itu, Wali Kota Palu menjanjikan akan memberikan slot beasiswa kepada mahasiswa STIA Pembangunan Palu, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Palu pada dunia pendidikan, sekaligus agar slot beasiswa itu tidak hanya berpusat pada satu kampus, melainkan harus merata dirasakan mahasiswa kampus-kampus lain yang ada di Kota Palu.

Realisasi janji itu disampaikan Wali Kota Palu saat Wakil Ketua III STIA Pembangunan Palu, sekaligus Pembina IKA STIA Pembangunan Palu, Zainuddin, S.Sos., M.Si didampingi Ketua IKA STIA Pembangunan Palu, AKP. Musa Abdul Kadir, S.Sos., MM menghadap Wali Kota Palu di kediamannya, Sabtu (5/8/2023).
Namun dalam pertemuan itu, Wali Kota Palu belum menyebut berapa jumlah slot beasiswa yang bisa diberikan ke mahasiswa STIA Pembangunan Palu. Ia hanya meminta agar pihak kampus STIA Pembangunan Palu menemui Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, S.Sos.,MM, Hari Senin (7/8/2023).

“Pastinya itu ada (beasiswa untuk STIA Pembangunan Palu), agar slot beasiswa ini tidak hanya berpusat di satu kampus, harus merata, tapi teknis jumlahnya silahkan nanti Hari Senin, temui Ibu Sekot,”sebut Hadiyanto.

Kampus STIA Pembangunan Palu yang beralamat di Jalan Nuri Palu merupakan salah satu kampus swasta, telah menghasilkan ribuan alumni tersebar di berbagai instansi negeri maupun swasta, bahkan tidak sedikit alumninya telah menjadi pejabat diberbagai tingkatan.

Bahkan beberapa diantaranya telah menjadi pejabat publik, seperti Mantan Wali Wali Kota Kota Palu, Sigit Purnomo Said, S.Ap dan kini Wakil Bupati Mohamad Yasin, S.Sos. Begitupun di luar Sulawesi Tengah sejumlah alumninya berhasil menjadi pejabat eselon II, diantaranya di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, seperti Iksan S,Sos dan Hasbi S,Sos. ENG