RAYA  – Masa Satuan Tugas (Satgas) 2023 yang dibentuk untuk pengamanan stok BBM dan LPG telah selesai seiring dengan terlewatinya momen dan Idul Fitri. Tercatat sejumlah kenaikan penggunaan LPG dan BBM di wilayah Sulawesi di momen-momen puncak arus mudik.

Area Manager Communication, Relation, dan Sulawesi PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa terjadi kenaikan tertinggi pada produk pertalite dan LPG.

“Penggunaan Pertalite mengalami kenaikan sebesar 2,1 persen dari penggunaan normal harian yakni 7.366 KL/day, dimana puncak penyaluran terjadi pada H-1 sebesar 10.103 KL atau penambahan 37,2 persen dari penyaluran normal. Sedangkan untuk LPG mengalami kenaikan sebesar 5,38 persen dari penggunaan normal harian yakni 1.893 MT/day, dimana puncak penyaluran terjadi pada 19 April 2023 yakni sebesar 2.255 MT/day atau 19,1 persen dari penyaluran normal”, ujarnya.

Lebih lanjut, Fahrougi menambahkan bahwa produk lain seperti Gasoil, BBM Industri, dan Avtur mengalami penurunan masing-masing sebesar 11,2 persen, 17,1 persen, dan 10,34 persen dari rata-rata penggunaan harian normal yakni 3.285 KL/day, 3.004 KL/day, dan 837 KL/day.

Kesiapan Pertamina dalam memenuhi energi di momen-momen hari raya seperti ini tidak terlepas dari dukungan banyak pihak baik dari internal maupun eksternal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim satgas 2023 yang senantiasa menjaga ketahanan stok selama Ramadan hingga selesainya Idul Fitri, dan kepada pihak eksternal yang terlibat yakni Kementerian Perhubungan, Kementerian , Kementerian ESDM, Kepolisian, TNI, , , Media Massa, Pemerintah Daerah dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelayanan energi ke masyarakat, semoga apa yang kita lakukan menjadi pahala untuk kita semua”, tambah Fahrougi. *WAN