RAYA – Perusahaan Umum (Perum) Kantor Wilayah Sulawesi Tengah menyatakan terus melakukan distribusi stok minyak goreng (migor) baik kemasan maupun curah untuk menjaga ketersediaan untuk masyarakat dan stabilisasi harga.

Pemimpin Wilayah (Pimwil) Bulog Kanwil Sulteng, Heriswan, mengatakan, komunikasi yang dibangun dengan produsen di Pasangkayu, Sulawesi Barat cukup baik sehingga stok reguler disalurkan di pasar-pasar di Sulteng, khususnya .

“Per 1 Agustus 2023 kemarin, minyak goreng kemasan ada 459 ribu liter, minyak curah sebanyak 350 ribu kg, dan ini akan berlanjut. Ketahanan stok sepekan, namun kita terus rutin memenuhi permintaan pasar,” kata Heriswan.

Pihaknya terus melakukan evaluasi mengenai perkembangan harga minyak goreng dipasaran. Kata dia, jika memang dalam seminggu harga naik, maka permintaan juga akan ditingkatkan.

Pimwil Heriswan juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian dalam jumlah banyak dengan niat menimbun untuk pemerataan distribusi ke masyarakat.

“Begitu juga dengan pangan-pangan lain, kami upayakan menjaga ketersediaan untuk masyarakat,” tutupnya. RHT