RAYA- Rektor , Prof. Dr. Ir. Amar, ST.,MT mengancam akan memberhentikan (pecat) oknum-oknum di kampus itu yang masih melakukan praktek percaloan dalam proses Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) pada Seleksi Nasional Penerimaan Baru (SNPMB).
Bahkan kata Rektor, bukan hanya oknum pelaku calo melainkan juga calon mahasiswa yang menggunakan jasa calo dipastikan akan dianulir dari kepesertaan ujian tes. “Karena ini seleksi nasional, jika diketahui ada percaloan akan dilaporkan, dan yang bersangkutan bisa diperhentikan dan calon mahasiswa yang bersangkutan juga akan dibatalkan kepesertaannya,”sebut Rektor, usai serah terima berita acara pelaksanaan UTBK, Senin (8/5/2023).
Namun kata Rektor, dengan sistem seperti sekarang ini sangat sulit dan sangat mudah terdeteksi jika ada oknum-oknum yang masih memprektekan kebiasaan calo. Pasalnya sangat ketet pengawasan yang dilakukan oleh BPK dan lembaga-lembaga terkait.
Untuk itu, Rektor berharap agar masyarakat tidak lagi mempercayai jasa-jasa oknum calo, karena jikapun mereka lulus itu bukan jasa dari calo atau pimpinan, melainkan karena kemampuan calon mahasiswa itu sendiri yaitu hasil tesnya.
Begitu juga kata Rektor dengan kebocoran soal, dipastikan itu tidak akan terjadi, sekalipun pelaksanaan UTBK sebanyak dua gelombang. Karena selain soalnya diacak sehingga tidak ada peluang soal yang sama, juga hal itu sudah dipikirkan oleh tim seleksi nasional. “Yakin dengan sistem yang ada seperketat ini, 100 persen itu tidak akan terjadi kebocoran soal,”tegas Rektor.
Tidak kalah penting kata Rektor, karena tesnya berbasis komputer, begitu selesai ujian peserta sudah dapat secara langsung melihat skor nilainya, sehingga jika ada yang merasa nilainya lebih tinggi dari temannya namun tiba-tiba dia tidak lulus dan temannya dinyatakan lulus, bisa ketahuan dan protes. “Ini juga salah satu bentuk preventif terjadinya sistem percaloan atau terjadinya kong kalikong yang selama ini nilainya bagus tidak diluluskan, sementara ada nilainya tidak bagus tapi diluluskan,”sebut Rektor.
Oleh karena itu kata Rektor, bagi calon mahasiswa cukup mempersiapkan diri dengan banyak belajar dan mengikuti semua bimbingan belajar maupun tes untuk mendapatkan kelulusan dan yang bagus, karena apapun yang terjadi tidak mungkin panitia meluluskan, jika nilainya tidak mencapai passing grade. ENG