RAYA-Universitas Tadulako () membangun kemitraan dengan tiga kepala daerah, masing-masing , Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso serta satu OPD yakni Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Sulteng, dituangkan dalam bentuk penandatanganan Nota Kesepahaman bertempat di Aula Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (11/04/2023) pagi.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Ir. Amar ST.,MT.,IPU., Eng selaku Rektor Untad menuturkan agar dalam proses pembangunan Sulawesi Tengah, SDM yang ada di Untad dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga ikut mendukung program pemerintah yang berkelanjutan.

“Terkait pembangunan Sulawesi Tengah, Universitas Tadulako siap berkontribusi dan kami memiliki SDM yang handal yang dapat dikolaborasikan untuk mendukung program pemerintah kedepan,” ujar Prof. Amar.

Dikesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sulteng Mamun Amir berharap dengan adanya penandatanganan MoU, pengelolaan anggaran dapat dilakukan dengan lebih baik.

“Untuk Rektor Untad, kami berharap agar mempersiapkan kader yang potensial yang kelak menjadi pimpinan daerah kedepan. Pemerintah provinsi sedang melakukan studi berkaitan visi-misi Gubernur Sulteng terkait pemekaran wilayah yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan memberikan kesempatan kepada siapa saja,” ujar Mamun Amir.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulteng, Evenri Sihombing menyampaikan bahwa kegiatan ini bukanlah awal melainkan langkah yang paling mendasar untuk membangun Sulawesi Tengah kedalam tata kelola yang lebih baik yang tidak hanya berakhir di atas kertas saja.

Usai sambutan-sambutan, acara penandatanganan yang dirangkaikan dengan penyampaian hasil evaluasi perencanaan dan penganggaran tahun 2023 tersebut kemudian dilanjutkan dengan penandatangan MoU oleh Rektor Untad Prof. Dr. Amar, Bupati Poso dr. Verna Gladis Mery Inkiriwang, Bupati Parimo diwakili Wakil Bupati H. Badrun Nggai dan Kota yang diwakili  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr.Muhammad Rizal. ENG