SULTENG RAYA – Wakil Ketua Umum DPP PKB, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si. mengukuhkan jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah masa bakti 2026-2031, Selasa (31/3/2026).
Jajaran Pengurus DPW yang dikukuhkan diantaranya Ketua Tahfidz H. Risharyudi Triwibowo, Sekretaris Muhammad Safri, Bendahara Rismawati, serta ketua Dewan Syuro, H. Samerdan Mungeli.
Kegiatan pengukuhan dirangkaikan dengan agenda Orientasi Politik dan Muskerwil yang dipusatkan di Hotel Aston Kota Palu.
Dalam sambutannya, Ketua DPW PKB Sulteng, Risharyudi Triwibowo mengajak seluruh jajaran pengurus untuk selalu menjaga Indonesia dan membangun Sulteng. Menurut Bupati Buol ini, untuk membangun daerah perlu kolaborasi dan elaborasi seluruh stakeholder politik di daerah.
“Silahkan kencangkan ikat pinggang persaingan politik kita, tapi nanti di 2028,” katanya.
Menurutnya, sebelum tahun 2028, saatnya bersatu membangun negeri dengan baik dan konsen.
“Mari bantu pemerintah ini, bantu Sulawesi Tengah supaya bisa benar-benar Nambaso,” jelasnya.
Dia mengajak seluruh hadirin untuk berhenti lakukan gibah dan membully pemerintah, saatnya bersatu membangun negeri serta memberikan kritik yang konstruktif.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ida Fauziyah mengatakan partai politik harus menjadi solusi dari seluruh persoalan bangsa.
“Saya menyerukan kepada seluruh kader, kita harus menyatakan dengan kuat bahwa PKB adalah solusi bangsa. PKB tidak boleh hanya menjadi peserta Pemilu, PKB harus menjadi kekuatan politik yang memimpin,” katanya.
Kekuatan politik harus menjadi penentu perubahan demi tanggungjawab kebangsaan.
“PKB membutuhkan kader yang berani berpikir bukan hanya berpikir soal Pemilu. Visi kita harus panjang, langkah kita harus konkret dan terukur untuk ikut menentukan kebijakan,” jelas mantan Menteri Ketenagakerjaan RI ini.
“Memenangkan Pemilu bukan hanya ambisi pribadi, tetapi kewajiban politik Partai agar nilai dan gagasan PKB bisa diwujudkan. Karena itu struktur harus ditata dan digerakkan,” jelasnya menambahkan.
Kegiatan Pengukuhan pengurus PKB Sulteng dihadiri sekretaris DPP PKB Bidang Energi dan SDA, Ratna Juwita Sari, Gubernur Sulteng Anwar Hafid, Ketua DPRD Sulteng Arus Abdul Karim, Forkopimda, Wakil Walikota Palu, Bupati Morut, KPU, Bawaslu dan perwakilan parpol.
Optimis Rebut 1 Kursi DPR RI
Ketua DPW PKB Sulteng, Risharyudi Triwibowo optimis bisa merebut 1 kursi di DPR RI pada Pemilu 2029.
“Insya Allah, Haqqul yakin PKB pada 2029 dapat 1 kursi di DPR RI. Kami tahu cara menangnya,” ungkap Risharyudi Triwibowo usai pengukuhan pengurus DPW PKB Sulteng masa bakti 2026-2031, Selasa (31/3/2026).
Sementara target untuk DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Risharyudi yakin bisa mendapatkan 1 kursi di setiap dapil.
“Untuk Provinsi, dari 7 dapil, sekarang PKB sudah punya 5 kursi. Untuk dapil Kota Palu, dan dapil Poso-Touna kita juga sudah tahu cara menangnya. Insya Allah Pemilu 2029 kita bisa dapat kursi disana,” ujarnya .
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si. mengatakan, pengurus PKB Sulteng wajib mendapatkan penguatan ideologi melalui Orientasi Politik setelah dilantik.
Pengurus PKB juga harus merumuskan arah kebijakan politik 5 tahun kedepan, melalui musyawarah kerja wilayah (Muskerwil).
Ida Fauziyah juga mengatakan, PKB akan melaksanakan musyawarah cabang se- Sulawesi Tengah dalam waktu dekat.
“Akhir 2026 ini, Kami sudah harus menyelesaikan seluruh struktur Partai dan mesin ini harus siap berlaga di 2029,”katanya.
Ida memberikan target kepada pengurus DPW PKB Sulteng untuk mendapatkan 1 kursi DPR RI dari dapil Sulteng.
Sementara untuk tingkat provinsi dan kabupaten/kota, Ida Fauziyah menargetkan bisa membentuk satu fraksi murni di DPRD kabupaten/kota.
“Kita juga berharap, kami berada di Pimpinan DPRD Sulawesi Tengah. Kita sudah dapat 5 kursi, kalau solid maka kita berharap bisa dapat Pimpinan di DPRD Sulteng,” katanya.
Ida Fauziyah mendorong kader-kader PKB yang memiliki potensi agar maju sebagai kepala daerah.
“Kalau kita menang, ada kesempatan untuk maju di Sulteng 01 atau Sulteng 02 bisa kita dapatkan,” jelas Ida Fauziyah. WAN
