SULTENG RAYA – Lapangan Patriot Bambalemo menjadi panggung perang bintang, Selasa (27/1/2026). Dua tim sarat nama besar, Bintang Timur Pangi dan Kaili Putra Kayuboko, saling bertarung dalam duel yang tak memberi ruang untuk kesalahan. Satu gol menjadi pembeda, satu kemenangan menjadi tiket keselamatan.
Bagi Bintang Timur Pangi, laga ini adalah pertaruhan hidup-mati. Kekalahan tipis 1-2 dari Rajawali Petapa pada laga sebelumnya memaksa mereka harus meraih kemenangan demi menjaga asa lolos ke fase knock out. Sementara Kaili Putra datang dengan kepercayaan diri tinggi, meski tanpa striker andalan mereka, Sultan Anas.
Bintang Timur menurunkan komposisi penuh bintang. Mohamad Rivaldi alias Don Lego, mantan penggawa Sriwijaya FC dan Persipal Palu, menjadi motor serangan. Di depan, Fiki Lesmana, striker tajam asal Donggala, siap meneror. Lini belakang dikawal Ikram dari Poso, sementara mistar dijaga Luhur, kiper asal Palu serta diperkuat pemain-pemain lokal terbaik Parigi Moutong.
Kaili Putra tak kalah mentereng. Uci M. Rifki dengan kelincahannya, Teguh Hidayatullah sebagai target man, serta tembok pertahanan Aril Sandi, Irfan Soyo, dan rekan-rekan, siap meredam gempuran.
Sejak peluit awal, Bintang Timur langsung mengambil kendali. Don Lego mengatur ritme dari tengah lapangan, mengalirkan bola ke sayap dan memecah pertahanan lawan. Sejumlah peluang emas lahir dari kaki Fiki Lesmana, Abdi hingga Agus. Namun disiplin lini belakang Kaili Putra membuat setiap serangan kerap kandas di sepertiga akhir.