SULTENG RAYA – Sepakbola selalu punya ruang bagi kisah kebangkitan. Di Lapangan Patriot, Desa Bambalemo pada lanjutan pertandingan turnamen sepakbola Gubernur BERANI Cup 2026, Senin sore (19/1/2026), Rajawali Petapa menulis cerita itu dengan tinta tebal.

Setelah dihantam kekalahan telak 1-7 di laga sebelumnya, Rajawali bangkit dan secara mengejutkan menumbangkan tim bertabur bintang, Bintang Timur Pangi, dengan skor tipis namun bermakna, 2-1. Datang dengan status “tim pesakitan”, Rajawali justru tampil tanpa beban. Sebaliknya, Bintang Timur Pangi melangkah ke lapangan dengan kepercayaan diri tinggi.

Skuad mereka dihuni pemain-pemain berpengalaman, Mohamad Rivaldi, mantan Sriwijaya FC dan Persipal Palu sebagai motor serangan; Fiki Lesmana, striker tajam asal Donggala; Ikram dari Poso di lini belakang; serta Luhur, penjaga gawang asal Palu.

Nama-nama lokal seperti Alfin yang lincah di sayap, Andi Parawansa di sektor jangkar, dan Abdi di sisi penyerangan melengkapi kekuatan mereka. Rajawali pun tak kalah siap. Empat pemain transfer asal Palu menjadi tulang punggung, Paskal di bawah mistar, Dedi di jantung pertahanan, Hidir di lini tengah, dan Sahril sebagai ujung tombak.

Sejak peluit awal, tempo laga langsung meninggi. Bintang Timur lebih dominan menguasai lini tengah. Rivaldi tampil sebagai dirigen, mengalirkan bola ke Fiki, Abdi, dan Alfin yang berulang kali menguji barisan belakang Rajawali. Namun disiplin trio Dedi, Kifdal, dan Rifai, ditambah ketenangan Paskal di bawah mistar, membuat setiap ancaman kandas.