SULTENG RAYA – Kepala Desa Tondowolio, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Asmanuddin, menyebut keberhasilan panen jagung pakan di desanya sebagai titik balik kebangkitan pertanian berbasis kelompok tani.

Lahan yang sempat terbengkalai selama bertahun-tahun kini kembali produktif dan memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, sejak tahun lalu potensi lahan ini kembali dimanfaatkan. Dari total 27 hektare yang tersebar di empat dusun, sekitar 5 hektare telah ditanami jagung pakan. Panen hari ini menjadi bukti kebangkitan pertanian berbasis kelompok tani di desa kami,” ujar Asmanuddin saat panen jagung pakan di Desa Tondowolio, Kamis (8/1/2026).

Panen tersebut merupakan hasil pendampingan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), melalui Kelompok Tani Padaidi. Program ini mendorong pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif dengan pendekatan pertanian berkelanjutan.

Asmanuddin menjelaskan, lahan yang kini dikelola Kelompok Tani Padaidi sebelumnya sempat dibuka pada 2015 dengan luas sekitar 27 hektare. Namun, keterbatasan pendampingan dan akses pengelolaan membuat lahan tersebut tidak berlanjut dan terbengkalai.