Perekat Rakyat Sulteng.

Drive Unlimited Way

Drive Unlimited Way

Pelunasan Bipih Hanya Melalui Nonteller Hingga 21 April

0 275

SULTENG RAYA – Demi mencegah penyebaran virus corona alias Covid-19, Kementerian Agama (Kemenag) RI memberlakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) hingga 21 April 2020 mendatang hanya dengan mekanisme tanpa tatap buka alias nonteller.

Para calon jamaah haji hanya bisa melakukan pembayaran melalui e-banking atau melalui ATM.

“Kebijakan tersebut adalah kebijakan secara nasional yang ditetapkan oleh Kemenag RI disesuaikan dengan kondisi mewabahnya virus corona alias Covid-19 di Indonesia, sehingga diharapkan para calon jamaah haji dapat melakukan pelunasan menggunakan e-banking atau ATM,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulawesi Tengah melalui Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Sulteng, Ratna Muthmainnah, Rabu (1/4/2020).

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan hasil evaluasi atau perubahan atas kebijakan sebelumnya.

“Sejak 17 hingga 31 Maret 2020, terdapat dua pilihan untuk pelunasan Bipih, yakni melalui mekanisme teller di bank dan nonteller, namun melihat kondisi Covid-19 yang masih mewabah di hampir seluruh Indonesia, sehingga Kemenag RI melalui Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah melakukan evaluasi kebijakan tersebut,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag RI, Muhajirin, mengatakan, kebijakan tersebut bersifat sementara sesuai kebutuhan.

“Sejak 27 Maret, kami terbitkan aturan pelunasan Bipih hingga 31 Maret. Setelah dievaluasi dan memperhatikan kondisi wabah Korona, mekanisme ini diperpanjang hingga 21 April 2020. Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi kembali sesuai kebutuhan,” jelas Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis di Jakarta, Rabu (01/4/2020).

Menurut Muhajirin, kebijakan itu menjadi bagian upaya Kemenag mencegah penyebaran virus Korona atau Covid-19. Dengan mekanisme non teller, maka tidak ada lagi antrean di bank penerima setoran (BPS). Kemenag juga telah memperpanjang masa pelunasan tahap awal dari semula sampai 19 April menjadi 30 April 2020. Jika sampai penutupan tahap pertama masih ada sisa kuota, maka akan dibuka pelunasan tahap kedua dari 12 sampai 20 Mei 2020.

Diketahui, hingga 31 Maret 2020, terdapat 94.416 calon jamaah haji yang melunasi Bipih, terdiri dari 88.461 jamaah dengan pelunasan tatap muka alias melalui teller dan 6.071 orang melunasi secara non teller. 

Kuota haji Indonesia tahun ini berjumlah 204 ribu, terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus. Kuota haji reguler terbagi menjadi tiga, yakni 199.518 untuk jamaah haji reguler tahun berjalan, 2.040 prioritas kuota jamaah haji lanjut usia, 1.512 kuota petugas haji daerah dan 250 petugas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

“Sampai saat ini belum ada PHD (petugas haji daerah) maupun pembimbing ibadah dari KBIHU yang melakukan pelunasan,” tuturnya.HGA