Perekat Rakyat Sulteng.

SDN Unjulan Meraih Juara Umum

0 145

SULTENG RAYA- Dari lima belas sekolah dasar di Kecamatan Luwuk Utara yang mengikuti lomba penataan sekolah bersih Adhiwiyata tahun 2017, SDN Unjulan meraih peringkat pertama dan juara umum, sekaligus memboyong piala bergilir dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai.

Pengawas sekolah UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Luwuk Utara, Ichwan Amatahir dalam laporan panitia palaksanaan kegiatan, mengatakan kegiatan penilaian lomba sekolah bersih yang dimulai dari tanggal 23 Januari – 01 Maret 2017 dengan lima orang tim penilai, yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup sebanyak satu orang, dan dari Dinas Dikbud Banggai sekitar satu orang,sisanya dari UPTD Dikbud Kecamatan Luwuk Utara.

“Seluruh biaya untuk kegiatan ini, murni swadaya dan partisipasi para kepala sekolah dan tenaga pendidik baik yang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga guru honorer. Dan Kami juga dibantu oleh dari Dinas Lingkungan Hidup Banggai yang memberikan piala bergilir, kemudian dua set piala dari KUPTD Dikbud Luwuk Utara, dan dua set dari Camat Luwuk Utara,” ujarnya dihadapan para Kepsek dan guru se Kecamatan Luwuk Utara, pada Kamis (23/3/2017).

SDN Unjulan katanya, meraih nilai 584 dengan mengalahkan SDN Inpres Bunga yang menjadi juara II dengan jumlah nilai 581, MIN Kilongan juara III dengan nilai 579, kemudian juara harapan I diraih oleh SDN Inpres Buon Mandiri dengan jumlah nilai 570, selanjutnya disusul oleh SDN Inpres Kilongan Permai dengan juara harapan II jumlah nilai 561, dan SDN Inpres Leoknyo Desa Biak meraih juara harapan III dengan total nilai 534.

Menurut dia, kegiatan ini akan dievaluasi setiap dua tahun, dan kegiatan ini adalah hasil dari studi banding para kepala sekolah dasar di Provinsi Gorontalo pada tahun 2015 kemarin.

Dia mengutarakan, sebagai catatan bahwa seluruh sekolah belum mengelolah sampah dengan benar, dan sekolah belum bisa memilah sampah organik dan non organik, sekolah masih membakar sampah, dan juga sebagian besar sekolah belum melakukan komposting, kemudian sekolah belum memiliki pohon rindang, juga sekolah belum ada bebas asap rokok.

“Kalau sanitasi, papan bicara, dan keberhasilan, kebersihan, kerapian, dan penataan halaman sekolah untuk semua sekolah dasar di Luwuk Utara sudah sangat baik,” pujinya. BR

- A d v e r t i s e m e n t -

Balas

Email tidak akan dipublikasikan