Perekat Rakyat Sulteng.

Drive Unlimited Way

Enjoy a Spacious Driving Comfort

RSUD Undata Siapkan Persyaratan Naik Kelas A

0 166

SULTENG RAYA – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, saat ini menyiapkan persyaratan untuk naik kelas A. Hal itu sebagai jawaban atas dorongan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang menginginkan adanya RSUD kelas A di Sulteng

“Saat ini, kami sementara menyiapkan persyaratannya. Bahkan, kami sudah membentuk tim untuk peningkatan klasifikasi yang sudah sementara bekerja,” kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD Undata, Amsyar Praja, kepada Sulteng Raya, Kamis (6/2/2020).

Amsyar menjelaskan, untuk menjadi rumah sakit Kelas A harus memenuhi standar minimal jumlah tempat tidur sebanyak 250. Hal itu berdasarkan pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No.3 Tahun 2020 tentang klasifikasi dan perizinan rumah sakit bahwa dasar penetapan kelas tidak lagi berdasarkan kompetensi dokter namun jumlah tempat tidur.

Untuk kelas A, minimal tempat tidur sebanyak 250. Kelas B 150, Kelas C 100 dan Kelas D 75 tempat tidur.

“Kapasitas tempat tidur RSUD Undata sudah hampir 400 yakni sekitar 357. Sehingga apabila melihat Permenkes No.3 Tahun 2020 bahwa untuk Kelas A minimal memiliki 250 tempat tidur, otomatis sudah memenuhi persyaratan,” katanya.

Untuk naik menjadi rumah sakit kelas A, kata dia, tidak serta-merta hanya dengan memenuhi standar jumlah tempat tidur, namun terdapat persyaratan lainnya yakni surat rekomendasi pernyataan kesiapan menjadi rumah sakit kelas A dari owner atau Gubernur Sulteng.

Selain itu, ada juga syarat surat izin operasional. Desain atau blueprint rumah sakit. Izin lingkungan dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Daftar peralatan medis dan non medis. Daftar senjang farmasi dan alat kesehatan. Kelengkapan berkas pemanfaatan sarana prasarana yang ada serta data ketenagaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan profil rumah sakit.

Setelah terpenuhi, Amsyar menjelaskan, RSUD Undata akan langsung mengajukan persyaratan tersebut ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Ia berharap proses pemenuhan persyaratan dapat secepatnya selesai bahkan jika memungkinkan pekan depan rampung.

“Mudah-mudahan pekan depan sudah rampung semua persyaratan,” katanya. NDY

Balas

Email tidak akan dipublikasikan