oleh

Salurkan BSB, SDM PKH Donggala Terapkan Prokes Covid-19

SULTENG RAYA – Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Donggala, menyalurkan bantuan sosial beras (BSB) untuk keluarga penerima manfaat (KPM) PKH.

Koordinator Program Keluarga Harapan Kabupaten Donggala, Moh Riyan Ridha H, S.Kom mengatakan, program BSB ini menjadi salah satu program social savety net pemerintah pusat dalam penanggulangan dampak pandemi Covid-19. Dalam penyalurannya nanti, SDM PKH Donggala bakal menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat.

Riyan menyebutkan, di Kabupaten Donggala sendiri penerima BSB PKH berjumlah 19.010 kepala keluarga (KK) dengan jumlah beras sebanyak 570.300 Kg yang tersebar di 16 kecamatan yang ada di Donggala.

Baca Juga :   PKBI JMK OXFAM Bantu Korban Banjir Bandang di Desa Limboro

“Besaran bantuan yang disalurkan sebanyak 15 Kg untuk setiap KPM setiap bulannya, BSB tersebut disalurkan selama bulan Agustus, September dan Oktober, dimana penyaluran pertamanya akan disalurkan selama dua bulan dan satu bulannya di akhir Oktober nanti,” tulis Riyan melalui pesan WhatsApp yang dikirim ke Sulteng Raya, Senin (28/9/2020) malam.

Untuk teknis penyalurannya kata Riyan, sesuai dengan hasil rapat koordinasi melalui virtual zoom SDM PKH bersama pihak Bulog dan PT Dosni Roha Logistik (DNR) selaku jasa transportasi yang mengangkut bantuan itu, telah disepakati bahwa dalam penyalurannya nanti SDM PKH Kabupaten Donggala siap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker untuk para KPM PKH yang akan mengambil bantuan berasnya di kecamatan masing-masing KK yang sudah terdata.

Baca Juga :   Sulteng Kini Miliki Delapan Pertashop

“Untuk jadwal penyaluran dimulai pada tanggal 28 September sampai dengan 13 Oktober 2020, dimana penyaluran perdana kita mulai dari Kecamatan Sojol Utara dan seterusnya sesuai jadwal yang telah kami buat,” ucap Riyan.

Sementara, Plt Kepala Dinas Sosial Donggala, Dr. Ir. H. Akris Fattah Yunus menyampaikan, dalam masa penyalurannya nanti para SDM PKH diharapkan dapat berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa dan pihak keamanan guna kelancaran kegiatan tersebut.

“SDM PKH juga diminta untuk selalu memberlakukan protokol kesehatan yang ketat, baik bagi SDM PKH itu sendiri ataupun para penerima manfaat BSB,” kata Akris.

“Pada prinsipnya, Dinas Sosial melalui bidang perlindungan dan jaminan sosial dan koordinator PKH Kabupaten akan selalu melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap proses penyaluran BSB sebagai tanggung jawab atas kelancaran dan suksesi kegiatan yang dimaksud,” tambah Akris. YAT

Baca Juga :   PKBI JMK OXFAM Bantu Korban Banjir Bandang di Desa Limboro

Komentar

News Feed