oleh

KPU Palu Ingatkan Paslon Patuh Prokes Covid-19

SULTENG RAYA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu mengingatkan kepada seluruh pasangan calon (Paslon) kepala daerah Kota Palu agar patuh protokol kesehatan (prokes) setiap melaksanakan kampanye.

“Deklarasi kampanye damai merupakan awal mulanya kampanye, yakni mulai 26 September 2020 sampai 5 Desember 2020 atau selama 71 hari. Kami berharap, para pasangan calon agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap pelaksanaan kampanye,” jelas Agussalim Wahid saat pelaksanaan kegiatan deklarasi kampanye damai di kantor KPU Kota Palu, Sabtu (26/9/2020).

Dalam penerapan Prokes Covid-19 kata Agussalim, bukan hanya menjadi kewajiban KPU selaku penyelenggaram namun merupakan kewajiban semua orang untuk mematuhinya termasuk para paslon.

Baca Juga :   Wisata Alam Adilah Garden Sambil Berolahraga

Ia juga berharap, para Paslon menerapkan Prokes Covid-19 bukan hanya saat melaksanakan kegiatan di KPU, tetapi juga pada saat melakukan kegiatan-kegiatan kampanye nantinya.

“Karena ada beberapa metode kampanye yang akan dilaksanakan yakni kampanye pertemuan terbatas, kampanye pertemuan tatap muka atau dialog dan kampanye debat publik. Tentunya dengan pembatasan jumlah peserta sebagaimana diatur dalam PKPU 13,” jelasnya.

Senada, Ketua Bawaslu Kota Palu, Ivan Yudharta, meminta para paslon agar mengedepankan Prokes saat melaksanakan kampanye. Jika pihaknya menemukan adanya kampanye melanggar prokes, maka Bawaslu akan memberikan peringatan tertulis penghentian kegiatan alias pembubaran.

“Jika tidak dilakukan, maka kami bisa merekomendasi untuk penghentian dalam hal ini dibubarkan. Apabila dalam hal kegiatan pelaksanaan kampanye setelah kami merekomendasi kemudian tidak juga dilaksanakan, itu akan dilaporkan ke kepolisian dalam hal ini berdasarkan ketentuan yang diatur melalui Inpres 2020. Kami juga sudah diinstruksikan dari Bawaslu RI untuk menerapkan perundang-undangan lain dalam hal ini Undang-Undangan wabah penyakit menular, kekarantinaan kemudian KUHP 212, 216 dan 218,” jelas Ivan Yudharta.

Baca Juga :   Dinsos Bersama Satpol PP Bakal Intens Berpatroli

Ivan menjelaskan, paslon yang melanggar rekomendasi Bawaslu, selama tiga hari berturut-turut tidak diperbolehkan melaksanakan kegiatan kampanye.

“Kami juga sudah melakukan rapat pembentukan Pokja penanganan pelanggaran untuk protokol kesehatan. Kami harapkan marilah kita sama-sama menjaga kondusifitas dari pelaksanaan kampanye dan juga perhatikan selalu keselamatan dan kesehatan masyarakat kita,” ujarnya.

Pada kegiatan itu, keempat Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu membacakan deklarasi kampanye damai dipandu Ketua Divisi Teknis KPU Kota Palu, Iskandar Lemba. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi dan pakta integritas kampanye damai. NDY

Komentar

News Feed