oleh

Pemda Morut Tanam Jagung Hibrida

SULTENG RAYA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali Utara (Morut) meningkatkan ketahanan pangan melalui gerakan tanam jagung hibrida bersama Kelompok Tani (Poktan) di Desa Samara Jaya, Kecamatan Soyo Jaya Morut yang dirangkaikan dengan Mina Padi, Selasa (22/9/2020).

Bupati Morut, Moh Asrar Abd Samad mengatakan, gerakan tanam jagung hibrida dan mina padi ini sebagai bentuk sinergitas program Pemerintah dengan kelompok tani untuk dikembangkan.

“Olehnya Saya mengucapkan terima kasih kepada Poktan se-Kecamatan Soyo Jaya yang begitu semangat mengolah lahan seluas kurang lebih 400 Ha dengan menanam bibit jagung jenis hibrida HJ 21, yang bibitnya disediakan oleh Dinas Pertanian. Dengan menanam jagung ini, saya harapkan bisa memotivasi masyarakat untuk meningkatkan produtivitas tanaman Palawija di Morut ini,” kata Bupati.

Baca Juga :   KPU Morut Gelar Debat Calon Bupati

Menurut Bupati, kelompok tani saat ini masih ada kendala terkait kekurangan fasilitas alat pertanian seperti jonder untuk mengolah lahannya. Terkait permintaan alat pertanian Jonder itu, Bupati meminta kepada kelompok tani untuk membuat proposal kemudian akan diusulkan pada APBD TA 2021 melalui Dinas Pertanian dan dikawal oleh anggota DPRD setempat.

Bupati berharap, mudah-mudahan melalui benih jagung unggulan ini dapat mendorong masyarakat petani termotivasi hingga dapat menanam jagung di kebunnya masing-masing, demi untuk meningkatkan taraf hidup para petani di daerah ini.

Sementara, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Morut, Dr. Najamuddin Atong mengatakan, tanam jagung hibrida ini langkah yang bagus dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional. “Apalagi dimasa pandemik Covid-19 sekarang ini ekonomi jadi melambat, jadi dengan memanfaatkan lahan kosong untuk menanam jagung para petani bisa menanam jagung demi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari,” kata Kadis.

Baca Juga :   Empat Desa di Mamosalato Dialiri Listrik

Usai penanaman jagung itu, Bupati menerapkan program mina padi bentuk integrasi antara pertanian dan pereikanan. Pada kesempatan itu juga, Bupati memberikan benih ikan nila sebanyak 28 ribu ekor dengan anggaran Rp145 juta melalui anggaran DAK tahun 2020 dari Dinas Perikanan Morut. MAN

Komentar

News Feed