oleh

Ditetapkan P21, Berkas Perkara Tersangka Penyelundupan Pakaian Bekas dilimpahkan ke Kejaksaan

SULTENG RAYA – Penyidik Kantor Bea Cukai Pantoloan melakukan pelimpahan tahap dua ke Kejaksaan Negeri Palu setelah sebelumnya Kejaksaan Negeri Palu menyatakan berkas lengkap (P21).

Penyidik menetapkan US (57 th) sebagai tersangka dengan pengenaan Pasal 102 huruf (a) UU No 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan, dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 dan paling banyak Rp5.000.000.000,00.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Bea Cukai Pantoloan, Hari Cahyono mengungkapkan Penyidik sudah menyerahkan berkas penyidikan tahap I ke Kejaksaan Negeri Palu pada tanggal 11 September 2020 dan Kejaksaan kemudian menindaklanjutinya dengan meneliti kelengkapan berkas pemeriksaan dan pengenaan pasal. Pada tanggal 18 September 2020 Kejaksaan Negeri Palu menyatakan berkas lengkap (P21).

Baca Juga :   Disdamkarmat Palu Operasi Non Kebakaran 29 Kasus

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 290 Bale pakaian bekas (Ballpress). ” ujar Hari Cahyono dalam keterangan tertulis yang diterima Suteng Raya, Jumat (25/9/2020).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa penindakan yang dilakukan pada tanggal 27 Agustus 2020 dengan ditegahnya kapal KLM. Fungka Permai yang mengangkut balepress sebanyak 290 (dua ratus sembilan puluh) bale, berupa pakaian bekas dari Tawau, Malaysia dengan tujuan Tolitoli Sulawesi Tengah, yaitu mengangkut barang impor yang tidak tercantum dalam manifest sebagaimana dimaksud dengan Pasal 102 huruf a Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 Tentang perubahan atas undang-undang nomor 10 tahun 1995 tentang kepabeanan.

Hingga saat ini status atas kasus tersebut telah dinyatakan lengkap (P21). Tersangka berikut barang bukti telah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Palu.*/ADV/RHT

Baca Juga :   MUI Palu Imbau Unjuk Rasa Tidak Anarkis

Komentar

News Feed