oleh

Guru MAN 1 Palu Komitmen Kenalkan Platform Belajar Gratis

SULTENG RAYA – Salah seorang guru di MAN 1 Palu, Yandhu Ardiansyah S.Pd.,M.Pd., telah dipilih menjadi salah satu sahabat Rumah Belajar. Dirinya saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat khusunya guru dan peserta didik, tentang manfaat Platform atau aplikasi belajar gratis yakni Rumah Belajar yang akan dikampanyekan seluruh Indonesia termasuk di Sulteng.

Yandhu Ardiansyah terpilih menjadi sahabat Rumah Belajar bersama dengan 29 teman guru lainnya. Guru matematika ini, berkomitmen dirinya akan terus mengenalkan manfaat penggunaan platform belajar gratis ini secara massif di Sulawesi Tengah khusunya Kota Palu.

Hal itu dikarenakan di Sulteng, khususnya di Kota Palu dinilainya masih sangat membutuhkan sarana belajar seperti rumah belajar. Disamping itu, saat ini peserta didik masih intens melakukan belajar daring, platform ini juga sangat relevan dengan misi pemerintah menyediakan pendidikan gratis masyarakat.

Baca Juga :   Dosen Untad Ciptakan 5 E-Aplikasi Berguna Bagi Masyarakat

Dalam meraih predikat sebagai duta Rumah Belajar, Yandhu telah mengikuti program Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (PembaTIK) yang merupakan program Peningkatan Kompetensi TIK guru yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK Guru UNESCO. Standar kompetensi TIK ini terdiri dari 4 level, yaitu level literasi, implementasi, kreasi, dan berbagi. Dan saat ini dirinya sudah sampai pada level empat  yakni level berbagi. Untik itu, dari 30 guru yang sudah ada di level 4 nanti akan dipilih satu untuk menjadi duta rumah belajar tingkat nasional mewakili Sulteng, salah satunya adalah dirinya..

Dirinya sangat termotivasi menjadi pemenang. Sebab, dirinya melihat ada misi mulia yang diusung platform tersebut. Apalagi kata dia, dimasa saat ini, sudah banyak platform pembelajaran yang berbasis TIK. Namun sayag tidak gratis atau berbayar. Rumah belajar hadir untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik diseluruh nusantara secara cuma-cuma, bahkan banyak fitur-fitur pembelajaran yang tidak kalah menarik dibandingkan dengan platform belajar berbayar.

Baca Juga :   Di Masa Pandemi, Sekolah Kana Mapande Terapkan PJJ

“Rumah belajar merupakan plat from belajar yang disesuaikan dengan pembelajaran 4.0 yakni berbasis TIK yang bisa diakses secara gratis oleh guru, siswa dan masyarakat pada umumnya, rumah belajar ini dikembangkan oleh kemedikbud yang ditunjukkan untuk menunjang pembelajaran, rumah belajar ini sangat efektif digunakan sebagai platform pembelajaran dimasa pandemic ini untuk PJJ. Saya sangat antusias untuk  bisa berpartisipasi lebih dengan mereka,” katanya kepada Sulteng Raya, Kamis (24/9/2020).

Yandhu menjadi lebih termotivasi lagi karena dari 30 figur pilihan, hanya dirinya sendiri yang berasal dari sekolah madrasah atau dari Kemenag.

Ia turut mengemukakan beberapa konten menarik yang dimiliki platform rumah belajar. Kata dia, ada beberapa fitur menarik yang didesain mereplika pembelajaran  tatapmuka seperti laboratorium maya, jelajah angkasa, dan game edukasi.

Baca Juga :   Pembayaran Sertifikasi Guru Ditunda, Kadisdikbud Harap Guru Bersabar

“Lewat rumah belajar itu ada namanya laboratorium maya dengan itu kita bisa melakukan praktikum pembelajaran secara online dan virtual Ada juga jelajah angkasa fitur yang didalamnya membahas tentang tata surya dan ruang angkasa. Ada juga fitur game edukasi dengan menggunakan itu kita bisa mengajak siswa sambil bermain,” katanya. JAN

Komentar

News Feed