oleh

September, Realisasi KUR-UMi di Sulteng Rp1,13 Triliun

SULTENG RAYA – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kantor Wilayah Sulawei Tengah mencatat per 10 September 2020, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Ultra Mikro (UMi) di Sulteng mencapai Rp1.135.419.722.712,9.
Kakanwil DJPb Sulteng, Irfa Ampri mengatakan jumlah tersebut telah disalurkan kepada sebanyak 30,892 debitur.

“Namun demikian, kita perlu garis bawahi, jumlah ini secara nasinal sangat kecil. Kita di Sulteng ini baru memberikan sumbasih sekitar satu persenan saja secara nasional. Masih perlu ditingkatkan,” katanya kepada Sulteng Raya, Selasa (22/9/2020).

Kumala Digifest

Dikatakannya, BRI menjadi salah satu bank dengan debitur dan nominal terbanyak di Sulteng yakni sebanyak 27.248 debitur dengan nominal Rp797.306.080.958. Sedangkan yang terkecil yakni Internusa Tribuana Citra Multifinance dengan hanya satu debitur nominal penyaluran Rp14.530.000.

Baca Juga :   Film ‘Diantara Mendung dan Kabutnya Kota Poso’ Segera Tayang di XXI

Ditinjau dari daerah penyaluran, Kabupaten Parigi Moutong menjadi daerah terbanyak penyaluran KUR-UMi yakni sebanyak 7.546 debitur dengan plafon kredit sebesar Rp250.447.090.000. Sedangkan daerah terkecil penyaluran kredit itu yakni Kabupaten Morowali Utara, hanya 31 debitur dengan nominal Rp2.130.000.000.

Dirinya juga menguraikan terkait spesifikasi KUR-UMi dimasa pandemi, menurutnya, dari jumlah kumulatif tersebut, realisasi subsidi bunga sampai dengan September 2020 untuk Sulawesi Tengah sebesar Rp13,87 miliar kepada 41.437 debitur.

“Kami terus mendorong untuk perbankan lebih intens melakukan prospek-prospek mendorong perealisasian yang lebih banyak, sehingga Sulteng dapat berkontribusi lebih di nasional dan memajukan perekonomian daerah,” tutupnya. RHT

Komentar

News Feed