oleh

Faperta Unisa Palu – DTPH Sulteng Bangun Kerjasama

SULTENG RAYA-Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu membangun kerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Provinsi Sulawesi Tengah.

Kerjasama tersebut, diwujudkan dalam bentuk penandatanganan MoU oleh kedua belah pihak, diwakili langsung pimpinan kedua lembaga, masing-masing Fakultas Pertanian Unisa Palu oleh Dekan, Dr. Arfan, S.P., M.Sc dan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sulawesi Tengah oleh Kadis, Ir. Trie Iriany Lamakampali, MM, di ruang kerja kadis. Rabu (23/9/2020).

Dalam MoU tersebut, keduanya sepakat mengadakan kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, di wilayah kerja Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan ini, diawali oleh sambutan kadis dan didampingi sejumlah kepala bidang. Kadis dalam sambutannya menyambut baik  MoU tersebut, karena menurutnya, untuk berdiri sendiri menyelesaikan masalah-masalah pertanian itu sangat sulit, sehingga harus bekerjasama dengan lembaga lain. Salah satunya adalah dengan Unisa Palu.

Baca Juga :   Di Masa Pandemi, Sekolah Kana Mapande Terapkan PJJ

Ia juga menekankan, dalam kerjasama ini harus lebih spesifik lagi dalam bidang pertanian, misalnya Agroteknologi dan Teknologi Hasil Pertanian. Disamping juga kerjasama-kerjasama lainnya seperti dalam KKN.

Sementara dekan mengatakan, sumberdaya di Unisa Palu itu khususnya di Fakultas Pertanian sudah cukup mumpuni, memiliki sejumlah doktor dan ragam hasil penelitian. Sehingga untuk mengimplementasikan hasil-hasil penelitian itu, membutuhkan kerjasama dengan dinas terkait, seperti Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulawesi Tengah.

“Disamping itu, program-program menteri baru ini, Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang merdeka belajar dan kampus merdeka, membutuhkan mitra namanya, karena mahasiswa itu bisa kuliah tiga semester di luar prodinya. UPT-UPT yang dimiliki  DTPH  diharapkan jadi tempat magang mahasiswa dari Fakultas Pertanian Unisa Palu,”ujar dekan.

Baca Juga :   Dosen Untad Ciptakan 5 E-Aplikasi Berguna Bagi Masyarakat

Disamping itu, salah seorang dosen Fakultas Pertanian Unisa Palu yang ikut mendampingi dekan, Dr. Aris Aksarah P menambahkan, sangat tepat jika nantinya mahasiswa magang ditempatkan di UPT-UPT yang dimiliki Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, agar bisa menyaksikan dan melakukan langsung proses-proses pertanian itu, baik pembibitan dan sebagainya.

Begitu juga nantinya, bagi mahasiswa KKN bisa mensosialisasikan metode pertanian yang lebih modern, melakukan pendampingan, dan kerjasama kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh UPT-UPT yang dimiliki oleh Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura.

“Kalau secara spesifiknya, tentu banyak hal yang bisa dikerjasamakan, dan ini memang telah menjadi harapan kita,”ungkap Aris.  ENG

Komentar

News Feed