oleh

12 Pelaku Bom Ikan di Perairan Teku Ditangkap

SULTENG RAYA – Aparat gabungan TNI-Polri di perairan Teku, Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai menangkap 12 tersangka illegal fishing (bom ikan), Rabu (23/9/2020).

Penangkapan ini cukup dramatis. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan 12 tersangka bom ikan di perairan Balantak Utara menggunakan kapal katingting. Akhirnya, kapal itu menepi setelah hampir dua jam dikejar oleh aparat gabungan dari Polsek dan Koramil Balantak dengan menggunakan speed boat.

Kumala Digifest

Kapolsek Balantak, Iptu Muhammad Zulfikar mengatakan, penangkapan itu bermula dari anggota Koramil Balantak Serma Sarlan bahwa aktivitas pemboman ikan di perairan Teku itu terjadi sejak Selasa (22/9/2020) malam.

Setelah ada laporan itu, pihaknya bersama sejumlah anggota Koramil langsung melakukan penyelidikan. Alhasil, kapal ikan berisi 17 nelayan tertangkap tangan sedang menangkap ikan menggunakan bahan peledak bom ikan.

Baca Juga :   TNI-Polri Bubarkan Lomba Karaoke di Balut

“Para pembom ikan itu sempat melarikan diri sekitar dua jam kami kejar hingga akhirnya kapal menepi. Ada 12 orang nelayan berhasil diamankan, lima orang melompat ke laut,” kata Kapolsek.

Dari penangkapan itu, aparat gabungan TNI-Polri berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit kapal 2,5 GT dan 14 bom siap pakai. “Ke-12 tersangka itu, tiga adalah warga Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai dan sembilan warga dari Kabupaten Banggai Laut,” sebut Kapolsek.

“Saat ini, para tersangka dan barang bukti sudah diamankan ke Mapolsek Balantak guna pemeriksaan lanjutan,” tambahnya. */MAN

Komentar

News Feed