oleh

Gubernur Inginkan Jangan Ada Lagi ABK Terlantar Pendidikannya

SULTENG RAYA – Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menginginkan tidak ada lagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) terlantar pendidikannya.

Hal itu disampaikan saat meresmikan Unit Gedung Baru (UGB) Sekolah Luar Biasa (SLB) Porame di Desa Porame, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, Selasa (22/9/2020).

“Jangan ada lagi (ABK) yang terlantarkan apalagi terpasung hak-haknya,” ucapnya.

Berdasarkan data yang dilaporkan Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng, Minarni Nongtji bahwa saat ini Sulteng memiliki 30 SLB yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota se Sulteng.

Jumlah tersebut meningkat dari 2011 lalu yang hanya memiliki 9 SLB. Jumlah tersebut memberikan peluang besar bagi ABK untuk menempuh dunia pendidikan.

Baca Juga :   Gubernur: 3M, Vaksin Paling Ampuh Perangi Covid-19

Guna memaksimalkan peluang itu, Gubernur Longki menekankan pentingnya sosialisasi dari aparat kecamatan dan desa, supaya masyarakat mengetahui keberadaan SLB.

“Salah satunya SLB Porame. Aparat kecamatan dan desa perlu mensosialisasikan kepada masyarakat. Karena siapapun dia berhak mendapat pendidikan dan ini yang mesti masyarakat pahami,” jelasnya.

Mengenai peresmian SLB Porame yang baru saja diresmikan, merupakan bangunan baru menggantikan gedung lama SLB Marawola yang rusak akibat gempa bumi dan likuifaksi 28 September 2018 lalu.

Atas peresmian SLB Porame itu, Gubernur Longki Djanggola meminta supaya fasilitas itu langsung dimanfaatkan, agar pelayanan pendidikan bagi ABK berjalan sebagaimana mestinya.

“Segera dimanfaatkan agar pelayanan bisa segera berjalan,” ucapnya.

Baca Juga :   Warga Tinggede Aktifkan Pos Ronda

Pembangunan gedung SLB Porame diawali penyediaan lahan oleh Bupati Sigi. Kemudian disusul permohonan pembangunan UGB oleh Gubernur Sulteng ke pemerintah pusat dan akhirnya disetujui oleh dari Direktorat Pembinaan PKLK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2019 lalu.

SLB Porame memiliki daya tampung 170 siswa dengan jumlah 24 kelas. Namun, baru ada 12 kelas yang siap digunakan, sementara 12 kelas lainnya baru akan dibangun pada 2021 mendatang. RAF

Komentar

News Feed