oleh

Disperindag Stimulus 10 IKM Startup Kembangkan Produk

SULTENG RAYA – Pemerintah Sulawesi Tengah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulteng memberikan bantuan kepada 10 IKM Startup lokal Kota Palu sebagai stimulus bahan pendukung pembuatan produk tenant, Rabu (23/9/2020).

10 Start Up tersebut merupakan binaan dari Disperindag Sulteng yang mengikuti program Inkubator Bisnis Teknologi Informasi (IBTI) Maleo Techno Center.

“Ini bentuk atensi kami terhadap program inkubator ya. Besaran bantuan kita sesuaikan dengan biaya produksi mereka, sebagai modal awal mereka mengembangkan usaha untuk go public,” kata Kepala Disperindag Sulteng, Richard Arnaldo kepada awak media usai seremonial penyerahan bantuan.

Program ini, kata dia, akan terus didampingi pemerintah sampai pada waktunya IKM startup tersebut benar-benar siap untuk memasarkan produk. Nantinya, kata dia, pihaknya juga akan melakukan launching produk IKM yang mereka hasilkan dari batuan tersebut.

Baca Juga :   Pembangunan Pabrik Smelter di KEK Palu Dimulai

“Bantuan itu dari usulan mereka, berapa yang mereka butuhkan sebagai penunjang pembuatan itu yang kami berikan. Program ini ada beberapa tahap, mulai dari beberapa bulan lalu telah mereka melakukan pelatihan sampai ke tahap launching nantinya,” tuturnya.

Dirinya juga meminta, para IKM terus berinovasi mencari pangsa pasar sehingga cepat berkembang. Hal yang paling relevan dilakukan saat ini, lanjut Richard, yakni dengan memasarkan produk mereka nantinya dsecara digital melalui instrumen sosial media dan media online.

Disamping itu, Richard bekomitmen kepada para pelaku IKM khususnya kepada 10 startup binaan yang digodok tersebut, Disperindag berupaya terus menerus memfasilitasi hingga mendampingi akses-akses bantuan-bantuan yang tersedia di pemerintah pusat. Sebab, hal ini sejalan dengan program yang digalakkan pemerintah pusat terkait dengan go digital bagi pelaku UMKM.

Baca Juga :   BEI Sulteng Menyarankan Saham Perbankan Prioritas Investor

“Kita dorong ya, mereka mengembangkan misi besar dengan membuat aplikasi untuk produk mereka sendiri. Itu lumayan kalau mereka sudah tercatat di play store atau app store sudah sangat bagus, kita harus mendukung,” ucapnya.RHT

Komentar

News Feed