oleh

Sekolah Agama di Palu Terapkan Belajar Daring dan Luring

SULTENG RAYA –  Pejabat Pengawas Pendidikan Islam, Kementerian Agama Kota Palu, Nurlaili mengatakan, sekolah yang berbasis agama di Kota Palu melaksanakan sistem pembelajaran secara Dalam Jaringan (Daring) dan Luar Jaringan (Luring).

“Sekolah berbasis agama itu, seperti Madrasah Tsanawiyah ( MTS), Madrasah Aliyah (MA) dan Pesantren,” kata Nurlaili, Selasa (22/9/2020).

Ia menjelaskan, pembelajaran melalui Daring atau Luring dilaksanakan guna mendukung sarana pembelajaran dimasa pandemi Covid-19 saat ini.

“Hal ini karena dalam kondisi darurat, kegiatan pembelajaran tidak bisa berjalan secara normal seperti biasanya, namun demikian siswa harus tetap mendapatkan layanan pendidikan dan pembelajaran,” ucapnya.

Tetapi kata dia, untuk pesantren ada sedikit kebijakan ketika berada di zona hijau , mereka sudah dapat menerima siswa dengan aturan tetap patuhi protokol kesehatan, serta sistem pembelajarannya secara tatap muka dan secara daring jika siswa berasal dari luar kota.

Baca Juga :   Unismuh Palu Bangun MoU dengan Pemda Touna

Ia berharap, semoga cepat berlalu pendemi ini walaupun keadaan pembelajaraan belum berjalan secara normal, tetap semagat mengikuti aturan dari pemerintah dan tidak mengurangi proses pembelajaran. MG2

Komentar

News Feed