oleh

Tips Aman, Hindari Wifi Publik Bertransaksi Digital

SULTENG RAYA – Pandemi Covid-19 memaksa perbankan dan Industri Jasa Keuangan (IJK) dan sektor usaha meningkatkan pelayanan transaksi digital untuk melebarkan pangsa pasar.

Hal itu sejalan juga dengan tingkat transaksi digital masyarakat kian meningkat tajam.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kantor Perwakilan Sulawesi Tengah memberikan kiat-kita untuk nasabah dalam bertransaksi online, sehingga saldo dan transaksi tetap terpantau dengan baik.

Kepala OJK Sulteng, Gamal Abdul Kahar, mengatakan, sesuai standar yang terintegrasi dari OJK pusat, nasabah perbankan sebaiknya menghindari bertransaksi keuangan menggunakan wifi publik. 

Menurutnya, wifi publik memiliki risiko tinggi untuk terjadinya pecurian data pribadi.

“Jika kamu ingin melakukan transaksi keuangan, sangat disarankan menggunakan jaringan internet pribadi. Jangan lupa juga untuk selalu memantau notifikasi dari setiap transaksi. Jika kamu menerima notifikasi dari transaksi yang tidak kamu ketahui, segera hubungi pihak bank yang bersangkutan,” kata Gamal kepada Sulteng Raya, Selasa (22/9/2020).

Baca Juga :   Realisasi Pajak Dikelola BPD Palu Lampaui Target

Selanjutnya, untuk belanja online, Gamal menyarankan untuk berbelanja di situs terpercaya. Menurutnya, situs aman biasanya ditandai dengan ikon ‘gembok’ dipojok kiri atas sebelum alamat situs.

“Situs belanja online terpercaya biasanya memiliki layanan garansi dan akan bertanggungjawab jika ada hal-hal yang tidak diinginkan. Hindari transaksi digital yang meminta pembayaran langsung ke rekening pribadi penjual untuk menghindari penipuan,” tuturnya.

Disamping itu, masyarakat atau nasabah disarankan mengganti sandi dan tidak sembarangan memberikan One Time Password (OTP) rekening.

“Secara berkala, ganti pinmu dengan angka, tanda baca dan huruf yang unik. usahakan bedakan pin untuk rekening atau akun yang berbeda. Jangan pernah memberitahukan pin atau OTP ke orang lain yang tidak dikenal dan hindari mengirimkan data pribadi melalui aplikasi percakapan digital atau media sosial,” ujarnya.

Baca Juga :   Pakai Dana Pribadi, Ketua F-PKS DPRD Sulteng Sumbang 100 Kursi di Talise

Sebagai informasi tambahan, OJK selaku lembaga pengawas tidak hanya melakukan tugasnya dalam pengawasan IJK. Namun, aspek edukasi juga getol digalakkan, agar masyarakat tercerahkan dengan pelbagai kebijakan dan inovasi teraktual IJK. RHT

Komentar

News Feed