oleh

Wali Kota Harap Kube Mampu ‘Membaca’ Pasar

SULTENG RAYA – Wali kota Palu, Hidayat, secara simbolis menyerahkan bantuan sarana prasarana (sapras) bagi Kelompok Usaha Bersama (Kube) Kota Palu tahun 2020 di ruang rapat Bantaya, gedung Kantor Wali Kota Palu, Selasa (22/9/2020).

Wali Kota Hidayat berpesan, dalam mengelola Kube, ada tiga hal harus menjadi perhatian besar masyarakat atau kelompok usaha, yakni keterampilan, ketersediaan bahan baku dan pasar.

“Akhir-akhir ini saya lihat, bahan baku ada, keterampilan ada, tapi pasarnya tidak ada. Bagaimana kita mau menjual? Nah tiga ini diperhatikan betul, karena yang kita adakan bukan cuma peralatan tapi juga bahan baku,” kata Wali Kota Hidayat.

Selain itu, pelaku Kube telah diberikan bantuan juga memperhatikan betul masalah keuangan, karena itu sudah menjadi masalah sering dihadapi Kube di Kota Palu.

Baca Juga :   Waspada Investasi Bodong Berkedok Koperasi

“Setelah menjual produk, kita pikirkan juga modal yang akan digunakan kembali, gaji dan lain-lain. Kita upayakan betul kelompok-kelompok ini mandiri nantinya. Saya minta PKH bantu dalam mengevaluasi Kube ini,” katanya.

Ia menjelaskan, Kube diberi bantuan kali ini, merupakan Kube telah diproses sejak 2019 lalu. Sedangkan Kube yang diproses tahun ini, bantuannya diserahkan tahun depan.

Ia menginginkan, melalui Kube, pergerakan ekonomi tetap berjalan meskipun Kota Palu dua tahun lalu tertimpa bencana gempa, tsunami dan likuefaksi pada September 2018 silam maupun bencana non-alam pandemi Covid-19.

“Saya harap ini dimanfaatkan dengan baik. Saya dapat laporan sudah hampir Rp14 miliar kebutuhan KUBE untuk 2021. Tidak masalah, yang penting ada kemauan untuk berusaha,” tuturnya. HGA

Baca Juga :   Disdamkarmat Palu Operasi Non Kebakaran 29 Kasus

Komentar

News Feed