oleh

Luapan Air Drainase Mengganggu Aktifitas Kampus STIMIK Bina Mulia

SULTENG RAYA- Aktifitas pelayanan Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Mulia Palu, mulai terganggu akibat luapan air yang mulai keluar dari drainase yang ada di depan kampus.

Pasalnya, selain air luapan drainase tersebut berwarna hitam pekat juga mulai mengeluarkan bau yang kurang sedap, sejumlah mahasiswa yang ingin mengurus administrasi merasa cukup terganggu.

Selain di depan Kampus STIMIK Bina Mulia yang tergenag luapan air drainase, juga terdapat kantor pelayanan pemerintah Kota Palu yakni kantor Inspektorat Daerah Kota Palu.

“Di sini sebenarnya dua kantor pelayanan publik yang sangat terganggu, STIMIK Bina Mulia dan Inspektorat Daerah Kota Palu,”ungkap salah seorang pengelolah Kampus STIMIK Bina Mulia Palu, Burhanuddin Andi Masse, Senin (21/9/2020).

Baca Juga :   Produksi Masker SMKN 5 Palu Tergantung Pesanan

Burhanuddin berharap, instansi terkait dapat segera mengatasi luapan air drainase tersebut. Karena jika tidak, selain mengganggu pelayanan juga dapat merusak aspal jalan. “Jika ini dibiarkan, tentu nantinya pemerintah akan mengeluarkan biaya yang lebih besar, karena aspal jalan dipastikan akan rusak jika terus menerus digenangi air,”ujar Burhanuddin.

Ia menduga, penyebab luapan air drainase tersebut diakibatkan sumbatan dari sampah plastik yang ada di dalam drainase. Karena sebelumnya, ia mencoba membuka salah satu penutup drainase dan menemukan tumpukan sampah plastik (botol minuman kemasan plastik) di dalam.

“Semoga segera ditangani instansi terkait,”harap Burhanuddin. ENG

Komentar

News Feed