oleh

Delapan Karyawan PT IMIP Positif Covid-19

SULTENG RAYA – Cluster baru Covid-19 di Kabupaten Morowali akhirnya terungkap. Informasi yang dihimpun Sulteng Raya, sebanyak delapan karyawan di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terkonfirmasi positif dari hasil Swab test.

Dari sejumlah postingan di facebook, menyebutkan bahwa karyawan yang terkonfirmasi positif tersebut menjalani karantina mandiri di rusun Labota Kecamatan Bahodopi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Ashar Ma’ruf yang dikonfirmasi Sulteng Raya melalui pesan WhatsApp (WA), Ahad (20/9/2020) membenarkan informasi itu, “Iya benar,” kata Ashar.

Ashar Ma’ruf yang juga merupakan juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 menyebutkan, delapan kasus terkonfirmasi positif itu berdasarkan hasil Surat Kepala Laboratorium Kesehatan Makassar yang diterima pada Ahad (20/9/2020) siang sekira pukul 14.15 wita dengan Nomor Surat : 03.01/3/2/171/2020, tanggal 18 September 2020.

Baca Juga :   Kafilah Bungku Tengah Juara Umum MTQ Morowali

Ashar menyebutkan, dari 134 yang dilakukan swab test pada tanggal 7 September 2020, dengan indikasi swab diantaranya kontak erat 119 orang, suspek 5 orang, reaktif 8 orang, permintaan sendiri 1, konfirmasi positif 1 orang yaitu positif 15.

Lanjutnya, sejumlah 134 yang dikirim spesimen tersebut, yang ada hasil sebanyak 86 orang dengan hasil swab negatif 77 orang, positif 9 orang (terkonfirmasi baru 8 dan swab kedua 1 orang yaitu konfirmasi 15), dan menunggu hasil swab 48 orang.

“Dari 8 konfirmasi postif baru hari ini (Ahad kemarin), yaitu positif 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23 dan 24 merupakan kontak erat dari terkonfirmasi postitif 15 yang saat ini semuanya sedang menjalani karantina mandiri di Rusunawa milik PT IMIP, sehingga total konfirmasi positif Kabupaten Morowali total menjadi 24 orang,” sebut Ashar.

Baca Juga :   HUT Morut, Desa Bunta Terima Penghargaan Dari Bupati

Ashar mengimbau, kepatuhan dalam penerapan standar Covid-19 merupakan kunci sukses dalam pencegahan penyebaran Covid-19. “Kami mengimbau dan menyampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat agar jangan lengah, tetap patuhi protokol kesehatan,” imbau Ashar.

Sementara, pihak manajemen PT IMIP melalui Dedy Kurniawan juga membenarkan informasi tersebut. “Ya, benar ada delapan karyawan yang terkonfirmasi positif dan sekarang sedang menjalani isolasi di rusun Labota, kedelapan karyawan yang terkonfirmasi positif ini adalah mereka yang baru saja cuti,” sebutnya.

Dedy juga mengatakan, hal itulah yang membuat manajemen PT IMIP menerapkan kebijakan dan kewajiban karantina bagi seluruh karyawan yang selesai cuti atau yang sempat dirumahkan sebelum masuk kerja kembali.

“Lalu kebijakan ini sempat diprotes bahkan sampai unjuk rasa, meskipun sempat diprotes, manajemen tetap bersikeras menerapkan kebijakan karantina ini karena sampai saat ini tak ada satu pun yang bisa memprediksi apakah dirinya aman dari virus Covid-19, manajemen PT IMIP berharap, fakta ini menjadi bahan introspeksi terutama bagi para pihak yang bekerja di dalam kawasan PT IMIP betapa pentingnya proses pemeriksaan kesehatan dan karantina sebelum masuk bekerja kembali dimasa pandemi ini,” jelasnya.

Baca Juga :   FKUB Morut Doa Bersama Jelang Pilkada

Dedy menambahkan, itulah cara-cara yang dilakukan oleh PT IMIP untuk mencegah pekerja yang cuti masuk kembali bekerja, dimana mereka harus melakukan pencegahan-pencegahan agar tenaga kerja lainnya tidak tertular oleh Covid-19, dan inilah bukti bahwa perusahaaan sangat-sangat mengikuti protokol yang ada dan selaligus bukti semua pekerja harus mengikuti protokol Covid-19. BMG

Komentar

News Feed