oleh

KPU Palu Bimtek PPK Uji Publik DPS Berbasis TPS

SULTENG RAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) uji publik Daftar Pemilih Sementara (DPS) berbasis Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kota Palu kepada ketua dan angota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berjumlah 40 orang di salah satu hotel di Kota Palu, Kamis (17/9/2020).

Komisioner KPU Kota Palu Divisi Perencanaan dan Data, Idrus, menjelaskan, alasan KPU Kota Palu hanya mengundang PPK, karena menginginkan para peserta Bimtek nantinya dapat membimbing Panitia Pemungutan Suara (PPS) sejumlah 138 orang.

“Kenapa hanya PPK? karena kami ingin memperkuat dan menguatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Sebab para peserta Bimtek tersebut akan melanjutkan membimbing secara teknis PPS sejumlah 138. Itu maksud kenapa hanya PPK yang diundang,” ujar Idrus.

Baca Juga :   Diskominfo Sulteng Harap Videotron Jadi Sarana Informasi

Dalam Bimtek itu, KPU Kota Palu lebih banyak simulasi atau mempraktikkan cara melakukan uji publik di masing-masing TPS, yakni terkait tata cara menggali masalah dan masukan masyarakat.

Olehnya, kata Idrus, KPU Kota Palu membekali peserta Bimtek dengan panduan wawancara serta teknik komunikasi pada wilayah basis lokal.

“Saya kira, ikhtiar kami (KPU Kota Palu) sebenarnya menjemput masukan dari masyarakat. Jadi, KPU mencoba mempraktikkan, melayani dalam bentuk masuk ke basis-basis masyarakat kemudian bertemu langsung sehingga tidak pasif menunggu masukan, tapi kami yang jemput masukan,” kata Idrus.

“Kurang lebih ikhtiar kami ada 6000 pasang mata yang akan melihat DPS KPU Kota Palu. Sehingga bisa terukur seberapa baik dan seberapa akan baik DPS kita akan menjadi DPT kedepan untuk pemiihan gubernur dan wali kota,” lanjutnya.

Baca Juga :   Relawan Anti Narkoba Harus Aktif, Kreatif dan Inovatif

Idrus berharap, setelah mengikuti Bimtek itu para peserta bisa memahami dan paham untuk mempraktikkan uji publik di masyarakat, serta bisa menyampaikan materi secara persis kepada PPS nantinya.

Selain itu, Ia juga mengingatkan kembali bahwa masyarakat masih memiliki kesempatan memberikan masukan dan sarannya kepada KPU Kota Palu sampai 28 September 2020 mendatang. Karena KPU Kota Palu telah membekali TPS dengan formulir A1 A-KWK yakni formulir tanggapan dan masukan masyarakat.

“Teman-teman TPS dibekali dengan formulir A1 AKWK yang didalamnya memuat siapa yang mengadukan, apa masukannya, kemudian apa datanya. Jadi silahkan bagi masyarakat yang ingin memberikan tanggapan serta masukannya, masih ada kesempatan hingga 28 September 2020,” kata Idrus. NDY

Baca Juga :   Waspada Investasi Bodong Berkedok Koperasi

Komentar

News Feed