oleh

Kadisdikbut Tinjau Kesiapan Simulasi Tatap Muka di SDN 15 Palu

SULTENG RAYA-  Sebagai salah satu sekolah terpilih menjadi piloting dalam pembelajaran tatap muka, SD Negeri 15 Palu gelar simulasi belajar tatap muka ditinjau langsung oleh Kepala Dinas (kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbut) Kota Palu, Ansyar Sutiadi.

Simulasi protokol kesehatan diperagakan langsung oleh guru dan siswa mulai arah masuk dan keluar sekolah, penyemprotan disinfektan, pengecekan suhu tubuh, physical distancing atau jaga jarak, hingga cuci tangan sebelum masuk kelas.

Kadis mengatakan, simulasi tersebut dilakukan untuk menilai kesiapan dan kekurangan pihak sekolah dalam melaksanakan pembelajaran secara tatap muka diera new normal.

“Kami disini untuk melihat bagaimana kesiapan pihak sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka, kesiapan sekolah ini saya liat sudah baik dalam menerapkan protokol kesehatan, baik guru dan peserta didik saya lihat sudah antusias melaksanakan pembelajaran, dengan begitu saya yakin sekolah ini siap lakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) minggu depan,” ungkapnya kepada Sulteng Raya, Rabu (16/9/2020).

Baca Juga :   Pembayaran Sertifikasi Guru Ditunda, Kadisdikbud Harap Guru Bersabar

Sejauh ini kata Kadis, baru dua sekolah yang siap laksanakan simulasi KMB tatap muka, SDN Inpres Watusampu  dan SDN 15 Palu, kedisiplinan dan komitmen dari pihak sekolah-lah yang menjadi faktor penentu siap/tidaknya mereka melaksanakan tatap muka.

Ia berharap SD Negeri 15 Palu dapat menjadi rol model bagi sekolah lainnya, dengan semangat dan kedipsiplinan dalam menerapkan protokol pendidikan dan protokol kesehatan, dengan harapan sekolah lain juga bisa menyusul  mempersiapkan syarat wajib melaksakan KBM tatap muka diera new normal.

Meski begitu, ia tidak memaksakan sekolah lain untuk berpartisipasi dalam pembelajaran tatap muka. Simulasi tatap muka bisa terlaksana jika pihak sekolah dan orang tua peserta didik dapat  bekerja sama dalam memenuhi standar prosedur pencegahan Covid-19.

Baca Juga :   PJJ di SMPN 5 Palu Hanya Gunakan Daring dan Luring

“Pihak kami tidak mewajibkan sekolah untuk ikut melaksanakan KBM tatap muka, semua itu keinginan dari pihak sekolah masing-masing, bila ada kendala kami sangat memakluminya, karena tidak semua sekolah dapat bekerja sama dengan orang tua peserta didik, untuk itu tidak ada paksaan terhadap mereka mengikuti pembelajaran tatap muka, kami terus mendukung bagi mereka yang siap laksanakan pembelajaran tatap muka ditengah pendemi ini,” ungkapnya. MG1

Komentar

News Feed