oleh

SKIPM Palu Awasi Mutu Domestik di Pasar Lasoani

SULTENG RAYA – Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Palu melaksanakan pengawasan mutu domestik implementasi Inpres 01 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat di Pasar Tradisional Lasoani, Kecamatan Mantikulore, Rabu (16/9/2020).

Kasubsi Pengawasan, Pengendalian dan informasi (Kasubsi Wasdalin) SKIPM Palu, Irmawan Syafitrianto, mengatakan, pengawasan mutu dan keamanan hasil perikanann di sentra penyedia pangan itu merupakan upaya mendukung Germas Hidup Sehat.

“Kami melakukan pengawasan di Pasar Tradisional Lasoani,  dengan mengambil beberapa sampel ikan yang dominan dijual di pasar untuk dilakukan pengujian,” kata Irmawan Syafitrianto.

Pada pengawasan itu, terdapat lima komoditi ikan diambil sampelnya, yaitu Katombo, Ruma-Ruma, Laying, Kerapu dan daging Tuna.

Baca Juga :   Gubernur Fokus Data Lahan untuk Pertanian Berkelanjutan

“Sampel tersebut akan dilakukan pengujian seperti formalin, organoleptik atau sensori, escherichia coli, ALT dan salmonella di laboratorium SKIPM Palu,” ucapnya.

Selain itu, tim pengawasan mutu terpadu juga melakukan penilaian dan pengamatan terhadap sarana prasarana serta sanitasi higienes di lokasi pengambilan  sampel.

Ia menjelaskan, seiring dengan meningkatknya kebutuhan konsumen terhadpa bahan pangan, termasuk produk hasil perikanan, maka permintan produk juga semakin meningkat.

“Sehingga, hal itu harus didukung atau disertai dengan ketersediaan produk hasil perikanan yang bermutu dan aman konsumsi serta memenuhi jaminan keamanan pangan,” ucapnya.ULU

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed