oleh

Kakanwi Rusman Langke : Guru Harus Menguasai Beberapa Kompetensi

SULTENG RAYA – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tengah, Rusman Langke, didampingi KakanKemenag Parimo Muslimin, Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Sulteng Matius Panti membuka Pembinaan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik Tingkat Dasar dan Menengah Angkatan satu di Lingkungan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulteng Tahun 2020, Jumat (11/9/2020).

Kakanwil Rusman, mengatakan, pembinaan peningkatan kompetensi adalah kegiatan sangat strategis  dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan karakter di sekolah.

Menurutnya, seorang guru harus menguasai beberapa nilai kompetensi, yakni kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian baik serta kompetensi sosial.  Selain itu, guru juga harus mempunyai tanggung jawab dalam mendidik anak bangsa untuk memiliki nilai-nilai keluhuran, ujarnya.

Baca Juga :   BMI Palu Siap Menyukseskan Program Bersepeda BMI Pusat

Ia berharap, meski saat ini sudah memasuki masa new normal pandemi Covid-19, yakni situasi berbeda dengan kebiasaan di tahun sebelumnya dan memiliki tantangan cukup berat dalam menjalankan tugas kehidupan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan manajemen kependidikan pada guru agama katolik, dalan memberikan bimbingan rohani kepada siswanya.. 

“Mendidik anak bangsa untuk memiliki jiwa gotong royong dan selalu hidup bersama dalam keadaan hidup rukun dan damai,” pesan Kakanwil Rusman.

Sementara itu, Kepala KanKemenag Parimo, Muslimin, menyampaikan, guru saat ini menghadapi tantangan cukup berat. Sistem pembelajaran harus dilakukan melalui jaringan internet atau lebih dikenal dengan daring serta luring. 55

“Apalagi Kabupaten parigi moutong memiliki wilayah yang cukup luas sehingga memerlukan upaya peningkatan kompetensi kepada guru agama katolik dalam melakukan proses belajar mengajar,” kata Kakan Muslimin. 

Baca Juga :   Pasien Positif Harus Dikarantina di Tempat Ditentukan Pemerintah

Kegiatan mengusng tema ‘Optimalisasi Peran Guru Pendidikan Agama Katolik Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Karakter di Sekolah’ itu,  diikuti 40 peserta guru agama katolik di wilayah Kabupaten Parimo.HGA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed