oleh

Cipika Cipiki, Satu Warga Terjangkit Covid-19 di Parmout

SULTENG RAYA – Kasus positif Covid-19 kembali ditemukan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong (Parmout). Diketahui satu warga asal Marisa Provinsi Gorontalo, perempuan berinisial LR (34 tahun) dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil hasil swab setelah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19 di Desa Moutong Timur Kecamatan Moutong beberapa waktu lalu.

Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Parmout, Irwan, SKM, MKes pada jumpa pers di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Parmout, gedung Diklat, Rabu (9/9/2020).

Irwan menjelaskan, LR merupakan salah satu 41 orang yang menjalani test swab berdasarkan hasil tracking dari warga Moutong Timur berinisial SL (48 tahun) yang sebelumnya telah dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga :   Lagi, Satu Warga Kecamatan Moutong Positif Covid-19

“Kami telah menerima hasil lab dari Palu, dimana dari 41 swab yang kita kirim ke Palu, satu diantaranya positif dan 40 swab lainnya dinyatakan negatif. Jadi 41 swab itu kita ambil di Moutong berdasarkan tracking setelah salah satu warga di Moutong Timur dinyatakan positif Covid-19. Tadi malam (Selasa malam,red) telah keluar hasilnya ada satu positif perempuan berinisil LR umur 34 tahun perempuan asal Provinsi Gorontalo,”ujar Irwan.

Lebih lanjut Irwan menjelaskan, berdasarkan hasil tracking diketahui LR telah berada di Desa Moutong Timur bulan Maret 2020 dan telah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19 di Desa Moutong Timur beberapa waktu lalu.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, pada saat tiba di Moutong Timur LR sempat melakukan cipika cipiki dengan pasien positif Covid-19. Setelah itu diambil swabnya dan ternyata positif,”jelas Irwan.

Baca Juga :   Penyambungan Pipa Induk SPAM Parigi Terhenti

Walaupun berasal dari Provinsi Gorontalo, ternyata LR  kata Irwan tidak memiliki kartu identitas berupa KTP atau KK. Pemerintah Kecamatan setempat telah memulangkan LR ke daerah asalnya agar tidak menularkan Covid-19 ke warga lainnya.

Terkait banyaknya kasus baru positif Covid-19 asal Gorontalo, Irwan menyatakan Pemkab Parmout akan mewajibkan rapid test kepada warga yang akan masuk ke wilayah Parmout. Hal itu katanya akan dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Parmout.

Irwan juga menambahkan, Pemkab Parmout mendapat bantuan sebanyak 2.000 unit Alat Pelindung Diri (APD) dari Kementerian Kesehatan RI. APD itu katanya sebagian akan digunakan oleh petugas di pos perbatasan. Selain APD Kementerian Kesehatan juga menyalurkan alat rapid tes dan masker ke Pemkab Parmout. AJI

Baca Juga :   Warga Ampibabo Tikam Teman Hingga Tewas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed