oleh

Neraca Dagang Sulteng Tercatat Meningkat

SULTENG RAYA – Pembatasan akses keluar masuk barang di wilayah Sulawesi Tengah tidak mempengaruhi neraca dangang daerah.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng mencatat, neraca dagang daerah dalam bentuk ekspor dan impor pada Juli 2020 mengalami peningkatan.

Kepala BPS Sulteng, Dumangar Hutauruk, mengatakan, total ekspor senilai 595,33 juta US dollar, naik 109,13 juta US dollar atau 22,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya, Juni 2020.

Sementara untuk impor pada Juli 2020, senilai 159,54 juta US dollar, naik sebesar 10,88 juta US dollar atau 7,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya, Juni 2020.

“Data ini (ekspor impor) sedikit berbeda dengan pengambilan data ain seerti inflasi yang bisa diupdate lebih cepat. Ada metode yang membuat dia punya rentang beberapa bulan,” tuturnya.

Baca Juga :   Sekkot Ajak Masyarakat Rutin Berolahraga

Dikatakannya, kontribusi terbesar terhadap ekspor berasal dari besi dan baja senilai 486,16 juta US dollar atau 81,66 persen dari total nilai ekspor. Sedangkan untuk impor didominasi oleh kelompok komoditas bahan bijih, kerak dan abu logam senilai 32,79 juta US dollar (20,56 persen) dan besi dan baja senilai 32,63 juta US dollar atau 20,45 persen dari total impor.

“Tiongkok merupakan negara tujuan utama ekspor senilai 367,39 juta US dollar atau 61,71 persen dari total nilai ekspor. Impor didominasi juga dari Tiongkok yaitu senilai 78,71 juta US dollar atau 49,34 persen dari total nilai impor Sulawesi Tengah,” tuturnya.RHT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed